Sebelum Berangkat ke Tanah Suci, Jemaah Haji Dianjurkan Periksa Kesehatan Gigi dan Mulut

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 31 Mei 2022 | 18:55 WIB
Sebelum Berangkat ke Tanah Suci, Jemaah Haji Dianjurkan Periksa Kesehatan Gigi dan Mulut
Ilustrasi kesehatan gigi. (Shuttrstock)

Suara.com - Dokter mengingatkan jemaah haji yang ingin berangkat ke Tanah Suci untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut. Apa alasannya?

Menurut dokter spesialis konservasi gigi drg. Irfan Dwiandhono, Sp.KG., M.Biomed, pemeriksaan gigi dan mulut dilakukan untuk mencegah munculnya sakit gigi saat melaksanakan ibadah Haji.

Dengan memeriksakan gigi secepatnya, risiko masalah bisa dihindari karena akan segera mendapat perawatan.

"Misalkan jika ada gigi berlubang maka dapat dilakukan penumpatan atau penambalan. Kalau ada gigi yang sudah mati atau gusi bengkak dapat dilakukan perawatan saluran akar," katanya.

Dengan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sebelum berangkat ke Tanah Suci, kata dia, maka diharapkan dapat mengantisipasi sakit gigi selama menjalani ibadah haji.

"Selain itu dengan pemeriksaan menyeluruh maka jika terdapat penyakit gigi dan mulut dapat terdeteksi sedini mungkin dan dapat segera dilakukan perawatan," katanya.

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) itu menambahkan untuk mencegah bau mulut saat perjalanan ibadah maka masing-masing individu perlu menyikat gigi dengan rutin.

"Selain itu juga dapat menggunakan obat kumur yang mengandung antiseptik. Serta membatasi konsumsi makanan yang memicu bau mulut seperti petai dan jengkol," katanya.

Dia menambahkan bahwa menyikat gigi dengan baik dan benar dapat menjadi salah satu upaya mencegah gigi berlubang.

Baca Juga: Musim Haji Dimulai, Kemenkes Siapkan 776 Petugas Kesehatan untuk Dampingi Jemaah Haji di Tanah Suci

"Sikat gigi dengan baik dan benar diperlukan untuk membersihkan sisa makanan yang menempel di permukaan gigi dan mencegah gigi berlubang," katanya.

Irfan menjelaskan, penyebab utama gigi berlubang adalah karena bakteri yang berasal dari sisa makanan yang menempel di permukaan gigi.

"Bila upaya pembersihan kita tidak bagus, sisa makanan menumpuk, maka sisa makanan ini dapat dimetabolisme oleh bakteri yang menghasilkan asam dan melarutkan permukaan gigi," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI