Minum Kopi Justru Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung, Ini Kata Ahli

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2022 | 21:10 WIB
Minum Kopi Justru Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung, Ini Kata Ahli
Ilustrasi minum kopi (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan orang yang suka minum kopi justru berpotensi hidup lebih lama. Hal itu bahkan ketika mereka menambahkan gula dalam kopinya.

Para ilmuwan melacak 171.000 orang Inggris yang suka minum kopi. Mereka menemukan kopi bisa menurunkan risiko mati muda.

Bahkan, mereka bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari minum kopi jika mereka menambahkan gula dalam minumannya.

Dr. Dan Liu, dari Southern Medical University di China, mengatakan studi ini menemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi dalam jumlah sedang dan menambahkan gula setiap harinya, sekitar 30 persen lebih kecil risikonya meninggal dunia karena penyebab apapun.

Penikmat kopi juga berisiko kecil menderita kanker atau penyakit jantung dalam penelitian tersebut.

Ilustrasi minum kopi (pixabay.com)
Ilustrasi minum kopi (pixabay.com)

Studi ini melacak orang paruh baya di Inggris antara 2009 dan 2018 untuk melihat seberapa besar kemungkinan mereka meninggal dalam periode tujuh tahun.

Setiap jumlah kopi hitam tanpa pemanis menurunkan risiko ini antara 16 hingga 21 persen untuk kondisi medis tersebut.

Sedangkan dilansir dari The Sun, 1,5 sampai 3,5 cangkir kopi per hari dengan satu sendok teh gula masing-masing memangkas risiko kondisi medis tersebut sebesar 29 hingga 31 persen.

Kopi dinilai baik untuk kesehatan karena bijinya dikemas dengan antioksidan yang membantu tubuh melawan sel dan bahan kimia berbahaya.

Studi sebelumnya juga menemukan peminum kopi mungkin memiliki tingkat yang lebih rendah dari diabetes tipe 2, Parkinson, Alzheimer dan penyakit hati.

Dr Liu mengatakan penelitian yang terungkap dalam jurnal Annals of Internal Medicine adalah penelitian pertama yang membuktikan bahwa kopi manis pun bisa menyehatkan.

Tapi, penelitian itu mengingatkan tambahan susu dan gula dalam kopi atau minum kopi lebih dari 4,5 cangkir setiap hari tidak akan memberikan manfaat serupa.

"Kopi dipercaya berkontribusi pada efek antioksidan tubuh melalui kafein dan asam klorogenat," kata Dr Christina Wee, wakil editor jurnal tersebut.

Pada orang yang suka kopi tanpa peanis, minum sekitar 3 cangkir per hari memiliki risiko yang lebih rendah. Pada orang yang suka kopi manis, minum sekitar 2 cangkir sehari memiliki risiko yang lebih rendah.

"Ini menunjukkan bahwa asupan kopi moderat mungkin bermanfaat untuk kesehatan, tapi penelitian ini tidak mempertimbangkan kebiasaan lain ketika minum kopi, seperti mencelupkan biskuit atau samping makan sepotong kue," kata Dr Duane Mellor, ahli diet di Aston University.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Makan Buruk Pada Anak Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi dan Kanker

Pola Makan Buruk Pada Anak Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi dan Kanker

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:31 WIB

Merokok Tembakau Bisa Jadi Penyebab 16 Jenis Kanker, Pakar Ungkap Inilah Sebab Komplikasi Parah

Merokok Tembakau Bisa Jadi Penyebab 16 Jenis Kanker, Pakar Ungkap Inilah Sebab Komplikasi Parah

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 14:40 WIB

Sering Nyeri di Bagian Wajah Ini, Waspadai Gejala Kanker

Sering Nyeri di Bagian Wajah Ini, Waspadai Gejala Kanker

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB