Merokok Tembakau Bisa Jadi Penyebab 16 Jenis Kanker, Pakar Ungkap Inilah Sebab Komplikasi Parah

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2022 | 14:40 WIB
Merokok Tembakau Bisa Jadi Penyebab 16 Jenis Kanker, Pakar Ungkap Inilah Sebab Komplikasi Parah
Ilustrasi merokok (unsplash.com/Lê Tit)

Suara.com - Penggunaan tembakau, seperti merokok, merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular (PTM), dan menyumbang lebih dari 8 juta kematian per tahun di seluruh dunia.

Merokok juga menjadi salah satu faktor penyebab kanker dan masalah kesehatan lainnya.

"Merokok dan paparan asap rokok pasif dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti asma, infertilitas, serangan jantung, gangguan kognitif, dan penyakit serius lainnya," kata Konsultan Onkologi Medis, Institut Onkologi Amerika, Trivikrama Rao Mopidevi.

Jenis kanker yang bisa disebabkan oleh rokok

Tidak hanya kanker paru-paru, ada sekitar 16 jenis lainnya yang juga disebabkan oleh kanker.

Ilustrasi merokok (Canva.com/ rattakun)
Ilustrasi merokok (Canva.com/ rattakun)

"Semua produk terkait tembakau dalam bentuk asap atau rokok dapat menyebabkan kanker," sambung Rao, dilansir The Health Site.

Merokok dapat menyebabkan kanker laring (kotak suara), mulut, hidung, sinus, kerongkongan, tenggorokan, kandung kemih, ureter, ginjal, hati, hingga kanker darah seperti leukemia.

Produk tembakau seperti tembakau pipa, rokok, tembakau kunyah, cerutu, khaini, zarda, gutka dan lainnya memiliki agen penyebab kanker, seperti nikotin dan karsinogen.

"Menggunakan tembakau setiap hari, atau tidak terkontrol, juga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan parah," imbuh Rao.

Setiap kali mengisap sebatang rokok, 7000 bahan kimia masuk ke paru-paru dan menyebar ke bagian lain dari tubuh, termasuk 69 karsinogen.

Sebuah studi dari India tentang risiko terkena kanker pada kelompok usia 35 hingga 70 tahun ke atas menunjukkan bahwa risiko kanker terkait tembakau lebih tinggi pada pria (4,75 persen) dibanding wanita (2,16 persen).

Studi tersebut juga menyatakan bahwa hampir 45 persen kanker pada pria dan 20 persen pada wanita disebabkan oleh penggunaan tembakau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Ini 5 Mitos Tentang Merokok yang Sudah Terbukti Tidak Benar

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Ini 5 Mitos Tentang Merokok yang Sudah Terbukti Tidak Benar

Health | Senin, 30 Mei 2022 | 17:38 WIB

Dokter Ungkap Penyebab Sensasi Mulut Terasa Asam Saat Tidak Merokok

Dokter Ungkap Penyebab Sensasi Mulut Terasa Asam Saat Tidak Merokok

Health | Senin, 30 Mei 2022 | 20:50 WIB

Tak Hanya Dipengaruhi Teman, Ini Beragam Faktor Seorang Remaja Mulai Merokok

Tak Hanya Dipengaruhi Teman, Ini Beragam Faktor Seorang Remaja Mulai Merokok

Jawa Tengah | Minggu, 29 Mei 2022 | 09:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB