Imbau Orangtua Ajak Anak Imunisasi, Ahli: Vaksin yang Digunakan Aman

Bimo Aria Fundrika

Senin, 06 Juni 2022 | 10:44 WIB
Imbau Orangtua Ajak Anak Imunisasi, Ahli: Vaksin yang Digunakan Aman
Imunisasi Anak. (pixabay.com)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang berlangsug sejak 2020 membuat cakupan imunisasi anak di Indonesia menurun.  Padahal, pencegahan terbaik dari tertular dan risiko penyakit menular tersebut adalah melalui cakupan imunisasi yang tinggi.

Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Meski demikian, di masyarakat masih ada kekhawatiran bahwa vaksin yang digunakan tidak aman bagi anak.

Menanggapi hal tersebut, Anggota ITAGI sekaligus Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K)., MSi., mengatakan bahwa vaksin yang digunakan aman dan bermanfaat. 

“Vaksin yang digunakan dalam program BIAN adalah vaksin yang sudah lama digunakan dalam program imunisasi di Indonesia dan beberapa negara lain sejak lama, dan terbukti aman serta bermanfaat mencegah sakit berat, cacat dan kematian akibat penyakit menular. Maka supaya kadar antibodi tetap tinggi, bertahan lama, dan tidak cepat habis, beberapa imunisasi harus diulang beberapa kali,” ujar Prof. Soedjatmiko dalam keterangannya, Senin, (6/6/2022).

Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

Mengutip data dari Kemenkes terkait peningkatan kasus penyakit menular di 2021 antara lain, Prof Soedjatmiko mengatakan bahwa kasus campak meningkat di 71 Kab/Kota di 25 provinsi. Kasus rubela di tahun yang sama meningkat 84 Kab/Kota di 25 provinsi.

Kasus difteri meningkat di 96 Kab/Kota di 23 provinsi, Ini karena cakupan imunisasi campak rubella di 2020-2021 menurun sekitar 81-86 persen pada bayi, lalu anak usia kurang dari 2 tahun cakupan imunisasinya turun sekitar 65-67 persen, dan murid SD kelas 1 di hampir semua provinsi berada di bawah target perlindungan cakupan imunisasi.

“Kasus positif campak anak umur 0 – 15 tahun  di Indonesia pada 2020 sebanyak 80 persen, dan 2021 sebanyak 74 persen. Sementara itu kasus positif rubela di Indonesia untuk anak usia 0-15 tahun di 2020 sebanyak 80 persen, sedangkan di 2021 sebanyak 84 persen,” ujar Prof. Soedjatmiko.

Hal tersebut menjadi dasar pertimbangan Kemenkes memberikan tambahan imunisasi campak rubela mulai umur 9 bulan sampai 15 tahun, tergantung cakupan imunisasi campak rubella di setiap provinsi.

Lebih lanjut lagi, data yang disampaikan Prof. Miko untuk cakupan imunisasi difteri di 2020-2021 juga turut menurun. Imunisasi DPT4 pada bayi hanya memiliki cakupan sekitar 68-51 persen, imunisasi Difteri Tetanus (DT) untuk kelas 1 SD, Tetanus Diphteria (Td) untuk kelas 2 SD dan kelas 5 SD di hampir semua provinsi di Indonesia dibawah target cakupan perlindungan yang ditetapkan WHO.

baca juga

Cakupan vaksinasi polio oral untuk mencegah polio serotipe 1 dan 3 menurun pada periode 20202021 dengan cakupan sekitar 86-70 persen. Begitu juga dengan vaksin polio suntik untuk mencegah polio serotipe 1, 2, 3 menurun drastis 37-58 persen, sehingga perlindungan terhadap polio serotipe 2 sangat rendah di Indonesia.

Untuk mencegah bahaya campak, rubella, difteri, dan polio inilah pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Tujuannya memberikan imunisasi tambahan campak rubela sebanyak  satu dosis tanpa memandang status imunisasi campak rubela sebelumnya.

Lalu pada program BIAN juga digelar imunisasi kejar untuk melengkapi status imunisasi polio tetes, polio suntik, dan difteri balita selain campak rubela di seluruh provinsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Booster Covid-19 Mungkin Perlu Formula Baru untuk Varian SARS-CoV-2 di Masa Depan

Vaksin Booster Covid-19 Mungkin Perlu Formula Baru untuk Varian SARS-CoV-2 di Masa Depan

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:03 WIB

Meski Covid-19 Diklaim Melandai, BIN Daerah Bali Tetap Gencar Vaksin Booster

Meski Covid-19 Diklaim Melandai, BIN Daerah Bali Tetap Gencar Vaksin Booster

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 12:22 WIB

Cakupan Imunisasi Menurun Selama Pandemi, Satgas IDAI Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus Penyakit Menular Berbahaya Anak

Cakupan Imunisasi Menurun Selama Pandemi, Satgas IDAI Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus Penyakit Menular Berbahaya Anak

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia

BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:36 WIB

×