Obat Diabetes Tirzepatide Efektif Menurunkan Berat Badan, Hasilnya Sama seperti Operasi Bariatrik!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 14:38 WIB
Obat Diabetes Tirzepatide Efektif Menurunkan Berat Badan, Hasilnya Sama seperti Operasi Bariatrik!
Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]

Suara.com - Peneliti sedang melakukan uji klinis obat diabetes tirzepatide untuk melihat efeknya pada berat badan orang gemuk dan hasilnya menunjukkan bahwa obat ini efektif menurunkannya.

Obat ini dikembangkan oleh perusahaan farmasi Amerika Eli Lilly and Company (Lilly), digunakan dalam bentuk suntikan seminggu sekali. Awalnya dikembangkan untuk pengobatan diabetes tipe 2.

Namun, tirzepatide juga nampaknya bisa menurunkan berat badan dengan meniru efek hormon alami incretins. Hormon ini menurunkan gula darah yang naik setelah makan dan mengatur proses metabolisme yang berhubungan dengan pencernaan.

Dalam penelitian ini, lebih dari 36 persen peserta yang menerima 15 miligram obat dapat menurunkan berat badan sebesar 25 persen atau lebih, membuat dampak obat serupa dengan hasil dari operasi bariatrik.

Para peserta menerima tirzepatide atau plasebo selama 72 minggu, dilansir Science Alert, bersamaan dengan dukungan untuk mengikuti diet rendah kalori dan meningkatkan aktivitas fisik mereka.

Ilustrasi Berat Badan. [pexels.com]
Ilustrasi Berat Badan. [pexels.com]

Tirzepatide diberikan dalam tiga dosis berbeda, yakni 5,10, 15 miligram dalam injeksi mingguan. Ketiga kelompok melihat tingkat penurunan berat badan yang signifikan selama penelitian, yakni:

  • Dosis tertinggi (15 miligram), peserta melihat penurunan berat badan rata-rata 22,5 persen dari berat badan mereka (24 kilogram
  • Dosis 10 miligram capai penurunan berat badan 21,4 persen (22 kilogram)
  • Dosis 5 miligram mengalami penurunan 16 persen (16 kilogram).

Sebagai perbandingan, kelompok plasebo hanya kehilangan 2,4 persen dari berat badan mereka (2 kilogram).

"Tirzepatide adalah obat investigasi pertama yang memberikan rata-rata lebih dari 20 persen penurunan berat badan dalam studi fase 3," kata dokter peneliti klinis Jeff Emmick.

Namun, tidak semua orang aman saat meminum tirzepatide karena beberapa dari peserta mengalami efek samping.

Tergantung pada dosis, hingga sepertiga dari kelompok yang menggunakan tirzepatide mengalami mual. Diare juga relatif umum (18,7 hingga 23 persen). Beberapa orang juga mengalami muntah dan sembelit.

Menurut pakar, pengembangan tirzepatide dan agen serupa lainnya dapat menandakan perubahan besar dalam pengobatan diabetes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Denmark: Kanker Jenis Tertentu Meningkatkan Risiko Diabetes

Penelitian Denmark: Kanker Jenis Tertentu Meningkatkan Risiko Diabetes

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 13:34 WIB

Hati-Hati, Penderita Diabetes Tipe 2 Perlu Menghindari Olahan Buah Ini

Hati-Hati, Penderita Diabetes Tipe 2 Perlu Menghindari Olahan Buah Ini

Health | Jum'at, 03 Juni 2022 | 16:55 WIB

Viral di TikTok, Obat Diabetes Tipe 2 Ramai Digunakan untuk Menurunkan Berat Badan

Viral di TikTok, Obat Diabetes Tipe 2 Ramai Digunakan untuk Menurunkan Berat Badan

Health | Jum'at, 03 Juni 2022 | 13:47 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB