Suara.com - Sebuah studi baru yang terbit di jurnal Diabetes Care menemukan bahwa pasien kanker mengalami risiko lebih besar terkena diabetes. Namun, tidak semua jenis kanker dapat meningkatkan risiko diabetes.
"Studi kami menunjukkan bahwa ada peningkatan risiko terkena diabetes jika seseorang terkena kanker paru-paru, pankreas, payudara, otak, salurah kemih, atau rahim," tulis Associate Professor Lykke Sylow dari Departemen Nutrisi, Latihan dan Olahraga Universitas Kopenhagen, Denmark.
Temuan ini didasarkan pada analisis kumpulan data ekstensif yang terdiri dari 112 juta sampel darah dari 1,3 juta orang Denmark, dengan lebih dari 50.000 orang menderita kanker.
Tetapi studi ini tidak menjelaskan mengapa jenis kanker tertentu dikaitkan dengan risiko terkena diabetes yang lebih besar.

Para peneliti memiliki teori yang dapat dibuktikan dalam penelitian selanjutnya, menurut Hindustan Times.
"Berbagai terapi kanker dapat berkontribusi pada peningkatan risiko (diabetes). Kanker itu sendiri juga dapat memengaruhi seluruh tubuh," sambungnya.
Menurut hipotesis Sylow, sel kanker mampu mengeluarkan zat yang dapat memengaruhi organ lain dan mungkin berkontribusi pada peningkatan kejadian diabetes.
"Ini telah diperkirakan di penelitian pada hewan," lanjutnya.
Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa penderita kanker yang tidak mengidap diabetes bertahan hidup lebih lama dibandingkan yang juga didiagnosis diabetes.