Cegah Jadi Perokok Dini, Dokter Imbau Orangtua Tidak Asal Larang saat Anak Masukkan Benda ke Mulut

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 09 Juni 2022 | 09:01 WIB
Cegah Jadi Perokok Dini, Dokter Imbau Orangtua Tidak Asal Larang saat Anak Masukkan Benda ke Mulut
Ilustrasi

Suara.com - Dokter Spesialis Anak meminta orangtua untuk tidak mengganggu fase oral anak, dengan melarang anak memasukkan benda ke mulut.

Kata dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, intervensi sederhana itu bisa mengganggu fase oral anak, yang pada akhirnya, berisiko membuat anak menjadi seorang perokok di kemudian hari.

Sehingga, daripada melarang anak memasukan benda ke mulut, orangtua hanya perlu memantau benda apa yang dimasukkan anak ke mulut, serta apakah benda tersebut bersih atau malah berbahaya.

Ia menjelaskan, fase oral umumnya terjadi saat anak berusia dua hingga tiga bulan, dan mulai hilang dengan sendirinya saat anak menginjak usia 18 bulan.

"Fase oral pada bayi itu gak boleh diganggu bahkan menjadi fase penting bagi anak. Sering terjadi jika anak memasukan tangan dalam mulut, mainan titer akan dilarang, sedangkan fase oral merupakan bagian dari perkembangan otak anak," ujar dr. Lucky melalui konten Instagramnya @dr.lucky.sp.a, dikutip Suara.com, Kamis (9/6/2022).

Di fase ini, kata dr. Lucky, anak akan dan sedang belajar mengenali lingkungan lewat mulutnya untuk memenuhi rasa keingintahuan dan kepuasan pribadinya

Fase oral ini, menurut dokter yang aktif beri edukasi online di Klinik Kecil itu, merupakan fase yang penting karena akan memengaruhi kematangan otot di mulut, yang nantinya membantu memaksimalkan kemampuan anak untuk makan, mengunyah, menelan bahkan berbicara.

"Selain itu, fase oral juga baik untuk kognitif, sang anak dapat mempelajari tekstur, ukuran, rasa dan bentuk suatu benda," paparnya.

Ia menambahkan, jika fase ini dilarang atau diganggu, maka akan memengaruhi kepribadiannya saat anak dewasa.

Seperti yang dijelaskan dalam teori prikoseksual psikoanalisis, di mana anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mudah cemas, frustasi, mengigit jari, bahkan menemukan kepuasan oral melalui merokok.

"Oleh karena itu, biarkanlah fase oral terjadi dengan membantu bayi memastikan tangan, kaki, mainan yang bersih dan steril sekaligus mengawasi bayi ketika sang bayi mengeksplor dengan memasukan semua benda ke dalam mulutnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IU Undang Anak Panti ke Pemutaran Perdana Film Broker, Ini Alasannya

IU Undang Anak Panti ke Pemutaran Perdana Film Broker, Ini Alasannya

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 08:22 WIB

Kunci Sukses Belajar pada Anak adalah Kebahagiaan, Ini Metode Paling Penting yang Bisa Diterapkan

Kunci Sukses Belajar pada Anak adalah Kebahagiaan, Ini Metode Paling Penting yang Bisa Diterapkan

Press Release | Kamis, 09 Juni 2022 | 08:00 WIB

Nia Ramadhani Tampil Sederhana, 5 Gaya Artis di Acara Ulang Bulan Don Verhaag Anak Jessica Iskandar

Nia Ramadhani Tampil Sederhana, 5 Gaya Artis di Acara Ulang Bulan Don Verhaag Anak Jessica Iskandar

Banten | Kamis, 09 Juni 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB