Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:25 WIB
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
Museum Bank Indonesia Titik Nol Kilometer Yogyakarta - (SUARA/Eleonora PEW)
baca 10 detik
  • Direktur Komunikasi BI Sani Eka Duta menyatakan Museum Bank Indonesia berkomitmen menjadi pusat edukasi sejarah moneter nasional.
  • Gedung bersejarah hampir 198 tahun di Jakarta tersebut menyimpan berbagai koleksi uang kuno dan perlengkapan perbankan.
  • Bank Indonesia menargetkan peningkatan jumlah pengunjung tahunan dari 100 ribu menjadi 200 ribu orang melalui pembaruan digital.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Museum Bank Indonesia sebagai pusat edukasi sejarah moneter dan sistem pembayaran nasional.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Sani Eka Duta, mengatakan bangunan Museum Bank Indonesia memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.

Gedung tersebut telah berdiri selama hampir 198 tahun dan menjadi saksi perjalanan sistem perbankan sentral di Indonesia, mulai dari era kolonial hingga transformasi digital saat ini.

"Walaupun gedungnya ini sendiri sudah hampir dua abad, ada hampir 198 tahun. Gedung ini menjadi monumen yang menceritakan perjalanan bangsa kita, terutama bagaimana bank sentral mengelola perekonomian dari masa ke masa," ujar Sani Eka Duta di Museum Bank Indonesia dikutip Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, sejak diakuisisi oleh Bank Indonesia pada 1953, bangunan tersebut kemudian difungsikan sebagai Museum Bank Indonesia.

Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi bersejarah, mulai dari uang kuno berbagai periode, perlengkapan operasional perbankan, hingga ruang rapat dewan gubernur dan ruang direksi yang menggambarkan perjalanan lembaga bank sentral.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Sani Eka Duta di Museum Bank Indonesia dikutip Jumat (24/7/2026). [Suara.com/Rina]
Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Sani Eka Duta di Museum Bank Indonesia dikutip Jumat (24/7/2026). [Suara.com/Rina]

"Koleksi dari Bank Indonesia, baik itu berupa mungkin diorama, kemudian juga ada notis antik uang dari zaman ke zaman," imbuhnya.

Sani menjelaskan, Museum Bank Indonesia bukan sekadar menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga berperan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat mengenai perkembangan kebijakan moneter dan sistem pembayaran di Indonesia.

"Ini bukan sekadar saksi bisu, tetapi merupakan pembelajaran bagi kita semua tentang bagaimana bank sentral berevolusi, dari yang dahulu serba manual hingga sekarang memasuki era digital," katanya.

baca juga

Ia mengakui, materi mengenai digitalisasi ekonomi dan sistem pembayaran di museum masih terus dikembangkan.

Ke depan, BI akan menghadirkan lebih banyak informasi mengenai transformasi ekonomi digital, termasuk perkembangan instrumen pembayaran non-tunai seperti QRIS yang kini semakin luas digunakan masyarakat.

"Tim sedang merancang bagaimana pengunjung dapat melihat perkembangan ekonomi Indonesia, termasuk evolusi alat transaksi pembayaran dari uang tunai hingga era digital," ungkapnya.

Sani menambahkan, Museum Bank Indonesia selama ini telah dikunjungi sekitar 100 ribu orang setiap tahun. Dengan berbagai pembaruan dan inovasi, BI menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat dua kali lipat.

"Selama ini pengunjung museum mencapai kurang lebih 100 ribu orang per tahun, dan kami targetkan bisa menjadi 200 ribu orang. Artinya, selama sekitar 17 tahun beroperasi, lebih dari satu juta orang telah mengunjungi Museum Bank Indonesia," ujarnya.

Menurut Sani, capaian tersebut menunjukkan peran strategis museum dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai sejarah kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan perjalanan ekonomi Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan Museum Bank Indonesia diharapkan berkembang menjadi ruang diskusi bagi kalangan akademisi dan masyarakat luas.

Ilustrasi uang kuno Indonesia. (Wikimedia Commons/Marcell Widya Rafli)
Ilustrasi uang kuno Indonesia. (Wikimedia Commons/Marcell Widya Rafli)

"Kami berharap Museum Bank Indonesia tidak hanya menjadi guardian of the past, tetapi juga menjadi center of education dan center of excellence. Museum ini diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi para cendekia untuk membahas berbagai pemikiran mengenai masa depan Indonesia," tutup Sani Eka Duta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×