4 Cara Mengobati Ruam Popok pada Bayi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2022 | 17:50 WIB
4 Cara Mengobati Ruam Popok pada Bayi
Ilustrasi bayi yang sedang diganti popok. (Pixabay)

Suara.com - Terkadang saat dipakaikan popok, bayi mengalami ruam. Bukan merupakan hal yang serius, namun jika tidak segera diatasi akan membuat bayi menjadi rewel atau kulit mengalami iritasi. Maka Anda wajib paham bagaimana cara mengobati ruam popok pada bayi saat muncul.

Ruam sendiri bisa muncul karena berbagai sebab. Mulai dari urine yang merembes dari popok, gesekan yang terus terjadi, popok lembap, iritasi akibat bahan yang digunakan popok, infeksi jamur atau bakteri, serta popok yang terlalu ketat.

Berikut cara mengobati ruam popok pada bayi secara efektif.

1. Menggantinya secara Berkala

Idealnya sebuah popok diganti setiap 3 atau 4 jam sekali. Selain agar bayi bisa terjaga kebersihannya, hal ini juga memungkinkan kulit bayi untuk bernafas dan terhindar dari kelembaban berlebih. Biarkan pantat terkena sedikit paparan angin agar kering, sehingga saat mengenakan popok kembali tidak memicu ruam.

2. Gunakan Produk Popok Berkualitas

Mulai dari bahan popok, sirkulasi udara yang ditawarkan, kemampuan menyerap yang baik, serta kelembaban yang terjamin, pastikan Anda memilih popok berkualitas dan paling tepat untuk bayi. Setidaknya hal ini bisa mengurangi ruam yang mungkin terjadi karena popok kurang berkualitas.

3. Jangan Gunakan Popok Terlalu Ketat

Cara ini sederhana namun sering dilupakan. Ruam sering muncul akibat popok yang digunakan terlalu ketat sehingga gesekan pada kulit bayi terus terjadi. Dipadukan dengan kelembaban yang tinggi, ruam akan mudah muncul. Maka dari itu, pastikan popok yang digunakan tidak terlalu ketat, namun tetap bisa menyerap cairan urine atau feses yang dihasilkan.

4. Pastikan Tangan Bersih saat Mengganti Popok

Bisa saja adanya infeksi bakteri atau virus dan jamur berasal dari tangan Anda yang kurang bersih saat mengganti popok. Kondisi lembab menjadi favorit kontaminan ini, sehingga pastikan tangan Anda bersih saat mengganti popok. Jika perlu, setelah dibiarkan kering, berikan salep khusus untuk mencegah ruam. Ganti popok dengan benar, dan kembali cuci tangan setelah proses selesai.

Itu tadi 4 cara mengobati ruam popok pada bayi secara sederhana. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda. Ingat, jika sudah cukup mengganggu, Anda direkomendasikan segera mendatangi dokter dan berkonsultasi langsung demi kesehatan anak.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Salah, Ini 4 Cara Ganti Popok yang Benar Menurut Dokter Anak

Jangan Sampai Salah, Ini 4 Cara Ganti Popok yang Benar Menurut Dokter Anak

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 19:01 WIB

Popok Kain vs Popok Sekali Pakai Mending Mana? Ini Kata Dokter Anak

Popok Kain vs Popok Sekali Pakai Mending Mana? Ini Kata Dokter Anak

Health | Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:03 WIB

Pelanggan Buang Popok Bayi di Restoran Usai Makan, Sindiran Warganet Ini Bikin Nyelekit

Pelanggan Buang Popok Bayi di Restoran Usai Makan, Sindiran Warganet Ini Bikin Nyelekit

Jogja | Selasa, 07 Juni 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB