Studi Inggris: Risiko Long Covid Akibat Varian Omicron Lebih Rendah Dibanding Varian Delta

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:10 WIB
Studi Inggris: Risiko Long Covid Akibat Varian Omicron Lebih Rendah Dibanding Varian Delta
Ilustrasi Long Covid-19 (Envato)

Suara.com - Infeksi Covid-19 varian Omicron dikabarkan tidak menyebabkan gejala sisa atau long covid setelah pasien dinyatakan sembuh. Temuan itu berdasarkan hasil penelitian para ilmuwan di King's College London, Inggris.

Para peneliti menggunakan data dari aplikasi ZOE COVID Symptom Study dan menemukan bahwa kemungkinan terjadinya long covid setelah infeksi varian Omicron lebih kecil daripada varian Delta, yakni 20-50 persen.

Risiko long covid bervariasi, tergantung pada usia pasien dan waktu vaksinasi terakhir yang didapatkan.

Long covid bisa menyebabkan seseorang alami gejala berkepanjangan seperti kelelahan hingga "kabut otak" yang terjadi selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Studi dari King's College itu diyakini sebagai penelitian akademis pertama yang terkait dengan long covid pada infeksi Omicron.

Meski begitu, jumlah pasien Covid-19 juga masih banyak saat ini, akibat penularan Omicron yang lebih cepat.

"Ini kabar baik, tapi tolong jangan hentikan layanan Covid Anda yang lama," kata pemimpin peneliti Dr Claire Steves kepada Reuters.

Kantor Statistik Nasional Inggris mengatakan pada Mei lalu bahwa 438.000 orang di negara itu mengalami long covid setelah terinfeksi Omicron. Jumlah tersebut sekitar 24 persen dari semua pasien Covid-19 di Inggris.

Selain risiko lebih rendah, gejala pada long covid juga lebih ringan dibandingkan dengan Delta, tetapi hanya untuk orang yang telah divaksinasi minimal dua dosis.

baca juga

Dalam penelitian King's College, dari 56.003 orang yang terinfeksi Omicron pada periode Desember 2021 hingga Maret 2022, tercatat ada 4,5 persen di antaranya mengalami long covid.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan 10,8 persen alami long covid dari 41.361 orang selama gelombang Delta, dari Juni hingga November 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: AS Mulai Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan ke Atas Pekan Depan

Update Covid-19 Global: AS Mulai Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan ke Atas Pekan Depan

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 09:10 WIB

Pasien Covid-19 di Kaltim Terus Bertambah. Hari Ini Ada 2 Pasien Dinyatakan Positif

Pasien Covid-19 di Kaltim Terus Bertambah. Hari Ini Ada 2 Pasien Dinyatakan Positif

Kaltim | Sabtu, 18 Juni 2022 | 20:00 WIB

Pemrov Papua Minta Rumah Sakit Waspada Peningkatan Kasus Covid-19

Pemrov Papua Minta Rumah Sakit Waspada Peningkatan Kasus Covid-19

News | Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:11 WIB

Terkini

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×