Jangan Kebiasaan Mencabut Bulu Hidung, Dokter Ungkap Risikonya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 09:15 WIB
Jangan Kebiasaan Mencabut Bulu Hidung, Dokter Ungkap Risikonya!
Ilustrasi mencabut bulu hidung. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah orang mungkin tidak nyaman dengan bulu hidung, karena dianggap mengganggu penampilan. Sehingga mereka akan berusaha untuk mencabut bulu hidungnya.

Saat ini, ada beberapa cara mencabut bulu hidung, salah satunya dengan metode waxing.

Tapi, seorang dokter telah memperingatkan mencabut bulu hidung dengan metode waxing ini justru membahayakan kesehatan.

Seorang dokter mengatakan Anda tak seharusnya mencabut bulu hidung dari akarnya. Karena, hal ini bisa menyebabkan infeksi otak yang mengancam jiwa.

Dr Karan Raj mengatakan setiap orang memiliki dua jenis bulu hidung. Anda memiliki silia mikroskopis, lendir ini menyaring dan mengirimkannya ke bagian belakang tenggorokan dan berakhir di perut.

Kemudian, Anda juga memiliki vibrissae yang selalu ingin dicabut. Bulu hidung jenis ini mencegah partikel besar masuk ke bagian belakang hidung.

Ilustrasi bulu hidung (shutterstock)
Ilustrasi bulu hidung (shutterstock)

"Jika Anda mencabut bulu hidung yang ini, kuman di sekitar folikel bis amasuk dan menyebabkan infeksi," kata Dr Karan Raj dikutip dari The Sun.

Dokter NHS mengatakan bermain-main dengan bulu di hidung bisa berakibat besar karena itu adalah area segitiga bahaya.

Segitiga bahaya adalah bagian wajah dari pangkal hidung ke setiap sudut mulut. Hal ini dianggap sebagai area yang berisiko untuk mendapatkan infeksi, seperti tindik hidung atau jerawat karena terhubung dengan otak.

"Karena, pembuluh darah yang sama membawa darah keluar dari hidung bertemu dengan pembuluh darah yang membawa darah keluar dari otak," ujarnya.

Jika kuman itu kembali ke otak, itu bisa menyebabkan radang otak dan abses otak. Meskipun ini bisa menjadi efek samping yang sangat jarang terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

"Jadi, lebih baik potong saja, jangan mencabutnya," ujarnya.

Dr Purvisha Patel mengatakan cukup gunakan gunting kecil kutikula atau gunting alis untuk memotong ujung rampung yang menonjol dan terlihat di bawah lubang hidung Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikiater: Perilaku Baik dan Buruk Manusia Sebenarnya Dikendalikan Otak

Psikiater: Perilaku Baik dan Buruk Manusia Sebenarnya Dikendalikan Otak

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 17:30 WIB

4 Penyakit di Batang Otak, Kondisi yang sedang Diderita Sarwendah Saat Ini

4 Penyakit di Batang Otak, Kondisi yang sedang Diderita Sarwendah Saat Ini

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 15:23 WIB

Sarwendah Idap Penyakit Otak Langka, Kenali Perawatan dan Risiko yang Mungkin Terjadi

Sarwendah Idap Penyakit Otak Langka, Kenali Perawatan dan Risiko yang Mungkin Terjadi

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB