Gejala Omicron BA4 dan BA5 Lebih Ringan, Mungkinkah Masa Isolasi Jadi Lebih Pendek?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:20 WIB
Gejala Omicron BA4 dan BA5 Lebih Ringan, Mungkinkah Masa Isolasi Jadi Lebih Pendek?
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Infeksi Covid-19 Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 dikatakan menimbulkan gejala lebih ringan dibandingkan infeksi varian Delta. Walau demikian, tatalaksana pengobatannya masih sama.

Dokter spesialis penyakit paru Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P(K)., mengatakan, pasiem Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5 bisa melakukan isolasi mandiri apabila hanya mengalami ringan maupun tidak bergejala. 

Dokter Erlina menambahkan bahwa waktu isolasi mandiri bagi pasien terinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5 tetap harus 10 hari.

"Isolasi mandiri selama ini 10 hari, ini masih berlaku hingga saat ini belum ada perubahan. Walaupun dikatakan bahwa virus ini virulensinya rendah, artinya tidak menyebabkan keparahan," kata dokter Erlina dalam diskusi media di kantor PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Menteng, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)
Ilustrasi virus corona. (Unsplash/CDC)

Tetapi, temuannya di layanan kesehatan, pasien yang terinfeksi subvarian BA.4 dan BA.5 memiliki CT value lebih rendah daripada infeksi Delta. Dokter Erlina menjelaskan, CT value yang rendah menandakan kalau jumlah virus yang ada di dalam tubuh lebih banyak.

"Virusnya banyak, tapi dia tidak berbahaya. Tapi, kalau virus tersebut jumlahnya banyak potensi penularannya juga tinggi sekali. Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada upaya memperpendek masa isolasi, tetap dikatakan 10 hari," ujarnya.

Isolasi bertujuan agar infeksi tidak menular ke orang lain. Oleh sebab itu, pasien harus tetap isolasi meskipun gejala yang dialami ringan atau tidak bergejala. 

Dokter spesialis paru di RSPI Sulianti Saroso itu mengungkapkan gejala yang paling sering dialami oleh pasien Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5 berupa batuk dan nyeri tenggorokan.

"Jadi mohon masyarakat kalau sudah batuk atau nyeri tenggorokan segera periksa. Jangan tunggu sesak, karena kalau sudah sesak itu artinya sudah melibatkan jaringan paru dan kemungkinan sudah kekurangan oksigen," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbanyak di DKI Jakarta! Kasus Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 Tembus 57

Terbanyak di DKI Jakarta! Kasus Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 Tembus 57

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:20 WIB

Epidemiolog Ungkap Biang Kerok yang Bikin Kasus Covid-19 RI Tembus 1.000 Per Hari

Epidemiolog Ungkap Biang Kerok yang Bikin Kasus Covid-19 RI Tembus 1.000 Per Hari

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 10:12 WIB

Covid-19 Melonjak, Simak Aturan Masa Karantina Omicron BA.4 dan BA.5

Covid-19 Melonjak, Simak Aturan Masa Karantina Omicron BA.4 dan BA.5

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×