Ibu, Lakukan Ini saat Bayi Bingung Puting dan Tidak Mau Menyusu Langsung dari Payudara

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:19 WIB
Ibu, Lakukan Ini saat Bayi Bingung Puting dan Tidak Mau Menyusu Langsung dari Payudara
Ilustrasi gambar ibu menyusui. (freepik)

Suara.com - Bayi bingung puting cenderung memilih untuk menyusui menggunakan dot atau botol dibanding puting ibu secara langsung. Hal itu tentu akan membuat repot ibu karena harus memompa ASI, baru memasukkannya ke dalam botol.

Bayi bingung puting sendiri merupakan kondisi pada bayi di minggu-minggu awal kelahiran yang menolak minum ASI lewat payudara ibu atau puting, karena sudah terbiasa diberikan dot atau empeng oleh ibu, ayah, nenek ataupun kakeknya.

Adapun jika bayi sudah mengalami bingung puting, menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria, Sp.A langkah pertama yang perlu dilakukan, yaitu menjauhkan dot atau empeng dari anak.

"Singkirkan dulu dot ataupun empengnya jangan dikasih terlebih dahulu karna si bayi harus fokus dulu ke puting agar bisa menyusu langsung," ujar dr. Lucky melalui konten YouTubenya, dikutip Suara.com, Kamis (23/6/2022).

Setelah dijauhkan, dr. Lucky menyarankan orangtua membiasakan bayi digendong dengan posisi menempel pada payudara, kulit bertemu kulit.

"Jangan ada kain ataupun hal yang menghalangi antara kulit," jelasnya.

Berikutnya bayi harus disusui langsung dari payudara di pagi hari atau saat bayi bangun tidur. Kondisi menyusui juga harus tenang dan kondusif.

"Jangan menunggu sampai si bayi kelaparan, dan ketika menyusu perlekatannya harus benar jangan hadapkan bayi ke atas, karena kasihan si bayi nanti kepalanya harus miring mengikuti payudara, tetapi si bayi harus miring badannya dan berhadapan dengan badan si ibu," ungkap dr. Lucky.

Selain itu, saat posisi bayi dekat dengan payudara, ibu bisa meneteskan ASI ke mulut bayi dengan pipet, selang maupun feeding cup.

baca juga

"Lakukan hal hal ini sampai sang bayi terbiasa, harus sabar dan telaten," ungkapnya.

Tapi apabila dengan berbagai cara di atas si bayi masih saja tidak mau minum ASI dari payudara, maka orangtua bisa berkonsultasi dengan pakar laktasi, dokter anak dan sebagainya.

"Mari kita ajarkan lagi bayi untuk menghisap langsung ke payudara perlahan-lahan," tutup dr. Lucky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Anak Tidak Sarankan Beri ASI Perah Pakai Dot pada Bayi Baru Lahir, Berbahayakah?

Dokter Anak Tidak Sarankan Beri ASI Perah Pakai Dot pada Bayi Baru Lahir, Berbahayakah?

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 22:06 WIB

Akun Ngaku Busui Curhat Dilarang Suami untuk Beri ASI dan Minta Sufor Bayi, Usai Ditelusuri Ternyata Laki-laki

Akun Ngaku Busui Curhat Dilarang Suami untuk Beri ASI dan Minta Sufor Bayi, Usai Ditelusuri Ternyata Laki-laki

Hits | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:39 WIB

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Orangtua Tidak Boleh Memberikan Dot atau Empeng pada Bayi Baru Lahir

Dokter Ungkap Alasan Mengapa Orangtua Tidak Boleh Memberikan Dot atau Empeng pada Bayi Baru Lahir

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 11:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×