Video Anak Ketagihan Ngelem Viral, Ini Dampaknya Terhadap Saraf Otak

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:38 WIB
Video Anak Ketagihan Ngelem Viral, Ini Dampaknya Terhadap Saraf Otak
Video Anak Ketagihan Ngelem Viral (TikTok)

Suara.com - Beberapa waktu lalu akun tiktok @juliasanty0 membagikan video seorang anak yang kecanduan mengambu bau lem.

Dalam video singkat tersebut, pemilik akun bertanya kepada si anak, tetapi respons yang diberikan seperti orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

"Kasian anak ini sudah terganggu sarafnya karena kecanduan lem fox," tulis pemilik akun dalam videonya tersebut.

Sosok di balik akun itu juga beberapa kali meminta anak tersebut membuang lemnya. Namun, si anak tidak peduli dengan ucapannya.

Tidak hanya itu, dalam caption pemilik akun juga sudah mencoba menukar lem tersebut dengan roti dan air mineral, tetapi ditolak. Simak video lengkapnya di sini.

Ilustrasi lem. [Shutterstock]
Ilustrasi lem. [Shutterstock]

Seperti yang diketahui, menghirup lem atau beberapa bahan lainnya sendiri memang dapat merusak saraf otak dan menyebabkan gangguan pada orang tersebut.

Melansir laman WebMD, mennghirup lem sendiri merupakan penyalahgunaan inhalasi yang dapat berdampak serisu pada fisik. Diketahui, sekitar 20 persen anak-anak SMPdan SMA mengalami penyalahgunaan inhalasi.

Rupanya, selain lem, penyalahgunaan inhalasi ini juga bisa disebabkan beberapa bahan lainnya, di antaranya:

  • Penghapus cat kuku
  • Semir sepatu
  • Pengencer cat
  • Cat semprot (pilox)
  • Bensin
  • Spidol
  • Semprotan memasak
  • Krim kocok kaleng

Penyalahgunaan Inhalasi sendiri dapat dilakukan dengan berbagai hal seperti;

baca juga
  1. Mengendus, yaitu menciumnya langsung dari wadah (jika ini zat atau lem). Beberapa juga menyemprotkan ke suatu permukaan, lalu menciumnya.
  2. Menekan pada hidung dan mulut menggunakan kain yang sudah diberikan zat.
  3. Menyemprotkan zat atau bahan langsung ke hidung atau mulut.
  4. Menghirup zat yang biasanya, disemprotkan, atau dimasukkan ke dalam kantong plastik maupun balon.

Efek yang diberikan pada seseorang yang penyalahgunaan inhalasi sendiri cukup berbahaya. Hal ini karena dapat mengakibatkan berbagai hal seperti:

  • Pusing
  • Bicara cadel
  • Kesulitan berjalan
  • Disorientasi
  • Halusinasi
  • Kehilangan keseimbangan
  • Kantuk berlebihan
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah
  • Pembilasan dan kehangatan
  • Sulit bernafas
  • Merasa tidak ada beban
  • Perasaan tidak mau kalah

Pada beberapa kasus serius, mengirup lem ini juga bisa menyebabkan kerusakan organ secara serius.

Bahkan, beberapa orang mengalami kematian mendadak akibat menghirup lem atau bahan lainnya dalam jangka waktu yang lama.

Biasanya, orang yang mengalami kematian mendadak disebabkan gagal jantung karena zat kimia yang terdapat di dalamnya. Hal tersebut juga membuat orang sulit untuk bernapas.

Tidak hanya itu, karena suka berhalusinasi, pada beberapa orang juga kerap kali mengalami jatuh, tenggelam, terbakar, bahkan melukai dirinya sendiri akibat otak yang tidak dapat berpikir jernih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Undangan Hajatan di Trenggalek Ini Unik, Warganet Mengira Pemilihan Kepala Desa

Undangan Hajatan di Trenggalek Ini Unik, Warganet Mengira Pemilihan Kepala Desa

Jatim | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:20 WIB

Duh! Demi Belikan Pacar iPhone dan Ajak Liburan, Wanita Ini Nekat Curi Emas Sampai Total Rp 22,6 Juta

Duh! Demi Belikan Pacar iPhone dan Ajak Liburan, Wanita Ini Nekat Curi Emas Sampai Total Rp 22,6 Juta

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:19 WIB

Bikin Haru, Momen Anak Video Call Ucapkan Terima Kasih pada Ayahnya yang Berikan Hadiah

Bikin Haru, Momen Anak Video Call Ucapkan Terima Kasih pada Ayahnya yang Berikan Hadiah

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:35 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×