Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Kanker Pankreas, Kok Bisa?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 25 Juni 2022 | 20:22 WIB
Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Kanker Pankreas, Kok Bisa?
Ilustrasi golongan darah. (Freepik)

Suara.com - Kanker salah satu penyebab utama kematian di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hampir 10 juta kematian akibat kanker pada 2020 lalu.

Adapun beberapa jenis kanker yang paling umum adalah kanker payudara, paru-paru, usus besar dan rektum serta prostat.

Sejauh ini, Anda mungkin tahu bahwa tingginya risiko seseorang menderita kanker dipengaruhi oleh gaya hidup dan riwayat kesehatan.

Tapi, golongan darah tertentu juga lebih berisiko tinggi menderita kanker, khususnya kanker pankreas.

Beberapa penelitian telah mengaitkan golongan darah tertentu dengan peningkatan risiko kanker.

Sebuah penelitian tahun 2017 dalam jurnal PLOS One menunjukkan bahwa golongan darah B berkaitan dengan penurunan risiko semua jenis kanker secara signifikan, dibandingkan golongan darah A.

ilustrasi kanker pankreas (shutterstock)
ilustrasi kanker pankreas (shutterstock)

Lalu, studi lain menemukan bahwa golongan darah B juga berkaitan dengan risiko kanker perut dan kandung kemih yang jauh lebih rendah.

Tapi, salah satu studi penelitian awal mengatakan orang bergolongan darah B memiliki peluang 72 persen lebih tinggi terkena kanker pankreas.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menyoroti bahwa orang dengan golongan darah A, B dan AB lebih mungkin mengembangkan kanker pankreas daripada golongan darah O.

baca juga

Menurut penelitian, golongan darah A 32 persen lebih berisiko terkena kanker pankreas. Sedangkan, golongan darah B dan AB 51 persen dan 72 persen lebih tinggi menderita kanker pankreas.

Penelitian ini juga menemukan bahwa 17 persen kasus kanker pankreas berkaitan dengan pewaris golongan darah non-O.

Tapi dilansir dari Times of India, ilmuwan mengklarifikasi bahwa temuan itu tidak menunjukkan hubungan langsung antara golongan darah non-O dan perkembangan kanker pankreas.

Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel abnormal mulai tumbuh tak terkendali di dalam pankreas. Beberapa gejalanya termasuk sakit perut yang menjalar ke punggung, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap hingga kulit gatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Kulit Bisa Diobati Sampai Sembuh, Begini Cara Deteksi Tanda-tandanya!

Kanker Kulit Bisa Diobati Sampai Sembuh, Begini Cara Deteksi Tanda-tandanya!

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:47 WIB

Gejala Miom Atau Tumor di Rahim Yang Sering Tak Diketahui Perempuan

Gejala Miom Atau Tumor di Rahim Yang Sering Tak Diketahui Perempuan

Bali | Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:55 WIB

Terungkap! Ini Alasan Pap Smear Tak Bisa Dilakukan Pada Perempuan yang Belum Berhubungan Seks

Terungkap! Ini Alasan Pap Smear Tak Bisa Dilakukan Pada Perempuan yang Belum Berhubungan Seks

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 22:24 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×