Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB
Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu
Ilustrasi penjualan mobil di pameran otomotif. [Antara/Muhammad Iqbal]
baca 10 detik
  • Gaikindo menetapkan target penjualan mobil sebanyak 850 ribu unit pada akhir tahun 2026.
  • Kondisi ekonomi nasional serta daya beli kelas menengah yang tertekan mempengaruhi pertumbuhan pasar otomotif.
  • Pasar otomotif berpotensi mencapai penjualan satu juta unit apabila perekonomian nasional mengalami perbaikan.

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) masih mempertahankan target penjualan mobil sebanyak 850 ribu unit pada 2026. Target tersebut tetap dipasang meski pasar otomotif nasional belum sepenuhnya kembali ke kondisi normal.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, perkembangan penjualan hingga Agustus masih menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat prospek pasar otomotif sampai akhir tahun. Dengan beberapa bulan tersisa, industri masih memiliki peluang untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

“Mudah-mudahan ini terus bisa berjalan di kisaran 80 ribuan. Kalau itu tercapai, kita mencapai apa yang ditargetkan 850, kita harus bersyukur. Kita pengennya lebih, karena potensi kita masih bisa lebih,” ujarnya di Jakarta Selatan, Rabu (23 September 2026).

Dengan kondisi tersebut, Kukuh menegaskan target penjualan 850 ribu unit masih menjadi acuan Gaikindo hingga akhir tahun.

Namun, pencapaian target penjualan kendaraan tidak hanya bergantung pada performa industri otomotif. Kukuh menilai kondisi ekonomi nasional juga menjadi faktor penting karena berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam membeli kendaraan.

“Industri otomotif tidak berdiri sendiri. Harus didukung dengan ekonomi yang sehat,” kata Kukuh.

Kukuh juga menyoroti kondisi kelas menengah yang masih menghadapi tekanan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut membuat pertumbuhan pasar kendaraan belum merata di seluruh segmen.

Namun, ia melihat pasar otomotif Indonesia masih memiliki potensi untuk kembali mencapai penjualan 1 juta unit atau bahkan lebih apabila kondisi ekonomi membaik.

“Kalau ekonominya bagus, kita bisa kembali ke 1 juta, bisa lagi lebih tinggi lagi dari 1 juta,” pungkas Kukuh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Pemerintah Dorong Industri Otomotif Nasional Kuasai Teknologi AI dan Semikonduktor

Pemerintah Dorong Industri Otomotif Nasional Kuasai Teknologi AI dan Semikonduktor

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 17:25 WIB

Terkini

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

×