Kanker Kulit Bisa Diobati Sampai Sembuh, Begini Cara Deteksi Tanda-tandanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:47 WIB
Kanker Kulit Bisa Diobati Sampai Sembuh, Begini Cara Deteksi Tanda-tandanya!
ilustrasi kanker kulit (shutterstock)

Suara.com - Kanker merupakan masalah kesehatan umum yang dimulai dari satu bagian tubuh dan akan menyebar ke area tubuh lain.

Tapi, mengenal tanda-tanda kanker bisa membantu mendeteksinya lebih dini dan mendapatkan pengobatan lebih cepat.

Sayangnya dilansir dari The Sun, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda kanker pada tubuh, khususnya kanker kulit.

Kanker kulit salah satu jenis kanker yang bisa diobati bila ditemukan sejak awal. Tapi, banyak orang meninggal akibat kanker kulit karena tidak mengenai gejalanya.

Ada berbagai bentuk kanker kulit yang umumnya termasuk dalam kategori non-melanoma dan melanoma.

Ilustrasi mendeteksi kanker kulit. [Shutterstock]
Ilustrasi mendeteksi kanker kulit. [Shutterstock]

Para ahli merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan rutin pada kulit untuk menemukan tanda-tanda kanker kulit melanoma.

1. Kanker kulit non-melanoma

Kanker kulit non-melanoma mengacu pada sekelompok kanker yang perlahan berkembang di lapisan atas kulit. Sel-sel di epidermis (lapisan atas kulit) paling berisiko mengalami kerusakan akibat sinar matahari.

Saat kulit terpapar sinar matahari terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan kerusakan DNA. Seiring waktu, hal ini bisa menyebabkan sel-sel tumbuh tidak terkendali yang mengarahkan pada tumor kanker.

baca juga

2. Kanker kulit melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang dapat menyebar ke organ lain di dalam tubuh. Melanosit adalah sel-sel di kulit yang memberi kita warna kulit karena menghasilkan pigmen, yang dikenal sebagai melanin.

Saat Anda duduk di bawah sinar matahari, melanosit menghasilkan lebih banyak pigmen (coklat matahari), yang menyebar ke sel-sel kulit lain untuk melindungi mereka dari sinar matahari.

Tapi melanosit juga tempat kanker dimulai. Saat Anda terpapar sinar matahari terlalu sering, ini bisa menyebabkan kulit terbakar sebagai pertanda kerusakan DNA kulit.

UV memicu perubahan pada melanosit, yang membuat materi genetik menjadi rusak dan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal.

Orang yang mudah terbakar lebih berisiko terkena kanker kulit, karena sel-sel mereka tidak menghasilkan banyak pigmen untuk melindungi kulit mereka.

Mereka yang menderita albinisme paling berisiko karena kulit mereka tidak menghasilkan pigmen sama sekali.

Gejala Kanker Kulit

Anda bisa mencari tanda-tanda kanker kulit melanoma di bagian tubuh mana saja, antara lain:

  1. Kulit terlihat halus
  2. Adanya benjolan merah yang keras
  3. Adanya keropeng atau kerak
  4. Luka yang tidak pernah sembuh
  5. Gatal
  6. Bintik merah datar, bersisik dan berkerak
  7. Bisul tanpa rasa sakit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Tanda Hitam Seperti Ini, Waspadai Tanda Kanker Kulit Berbahaya

Muncul Tanda Hitam Seperti Ini, Waspadai Tanda Kanker Kulit Berbahaya

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:03 WIB

Waspadai Kanker Ginjal yang Jarang Menunjukkan Gejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya?

Waspadai Kanker Ginjal yang Jarang Menunjukkan Gejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya?

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 11:24 WIB

Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?

Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z

Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 13:55 WIB

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:55 WIB

Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!

Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:50 WIB

Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal

Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:50 WIB

Ulasan The Good Bad Mother: Menggugat Warisan Luka dalam Relasi Ibu dan Anak

Ulasan The Good Bad Mother: Menggugat Warisan Luka dalam Relasi Ibu dan Anak

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:50 WIB

WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP

WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:50 WIB

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:48 WIB

Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia

Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:46 WIB

Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter

Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:45 WIB

PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:44 WIB

×