Tidak Selalu Merugikan, Pengidap Disleksia Juga Punya Keuntungan Tersendiri

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:00 WIB
Tidak Selalu Merugikan, Pengidap Disleksia Juga Punya Keuntungan Tersendiri
Ilustrasi anak disleksia. (pexels)

Suara.com - Banyak orang menganggap gangguan membaca disleksia sebagai hambatan atau kerugian. Faktanya, psikolog menganggap gangguan ini memiliki keuntungan tersendiri.

"Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja baru untuk membantu kita lebih memahami kekuatan kognitif pengidap disleksia," kata psikolog Helen Taylor dari Universitas Cambridge, Inggris, dilansir Science Alert.

Disleksia ditandai dengan kesulitan mengubah format visual dari sebuah kata tertulis menjadi seperangkat suara yang bermakna atau fonem.

Umumnya, gangguan ini membuat kemampuan membaca pengidap muncul sekitar satu tahun dari teman sebaya, mengganggu peluang belajar secara berkelanjutan.

Namun, ternyata selama puluhan tahun psikolog telah mencatat bahwa pengidap disleksia cenderung lebih baik dalam penalaran abstrak dan memprediksi hasil.

Ilustrasi membaca dongeng untuk anak.[Pixabay.com]
Ilustrasi anak disleksia [Pixabay.com]

"Kami percaya bahwa area kesulitan yang dialami oleh penderita disleksia dihasilkan dari pertukaran kognitif antara eksplorasi informasi baru dan eksploitasi pengetahuan yang ada," imbuh rekan psikolog Martin David Vestergaard dari Universitas Cambridge, Inggris.

Sisi positfinya, mereka memiliki peningkatan kemampuan di bidang tertentu, seperti penemuan, kreativitas, dan ciptaan.

Kelak, disleksia tidak akan bermanifestasi sebagai ketidakmampuan. Sebaliknya, justru akan meningkatkan keterampilan dalam pengambilan keputusan secara cepat.

Secara umum, gangguan disleksia memang memiliki hambatan, tapi kondisinya akan berubah dengan mengendalikan faktor-faktor yang memperburuknya.

Misalnya, memperbaiki cara didik atau cara membahas kemampuannya, yakni bukan sebagai kerugian, tapi hal baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua

Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua

Lifestyle | Minggu, 23 Januari 2022 | 16:15 WIB

Tanda Anak Mengalami Disleksia dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Tanda Anak Mengalami Disleksia dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:25 WIB

Bunda Perlu Tahu, Ini Tanda Anak Mengalami Disleksia

Bunda Perlu Tahu, Ini Tanda Anak Mengalami Disleksia

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB