Lelaki Ini Tertular Gonore Langka yang Kebal Antibiotik, Bisa Picu Penyebaran Penyakit Menular Baru

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 27 Juni 2022 | 14:34 WIB
Lelaki Ini Tertular Gonore Langka yang Kebal Antibiotik, Bisa Picu Penyebaran Penyakit Menular Baru
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang lelaki di Austria yang berhubungan seks di luar negeri tertular jenis baru "gonore super" yang kebal terhadap sebagian besar antibiotik yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi, kata para ilmuwan.

Ini adalah kedua kalinya strain "gonore super" terdeteksi. Satu lagi ditemukan pada 2018 di beberapa negara. Istilah "gonore super" mengacu pada serangga yang memiliki tingkat resistensi tinggi terhadap perawatan yang direkomendasikan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Jika jenis gonore yang resistan terhadap banyak obat terus menyebar, banyak kasus PMS mungkin menjadi tidak dapat diobati, menurut penulis laporan kasus yang diterbitkan pada hari Kamis di jurnal medis Eurosurveillance. Demikian seperti dilansir dari The Insideeer.

Sebagian besar kasus gonore tidak menimbulkan gejala tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti infertilitas, jika infeksi tidak dapat diobati. Gejalanya meliputi keluarnya cairan dan rasa sakit ketika seseorang buang air kecil dan testis yang menyakitkan atau pendarahan vagina yang tidak teratur.

Ilustrasi penis, ejakulasi, mr p (Pixabay/derneumann)
Ilustrasi penis, ejakulasi, mr p (Pixabay/derneumann)

Pria tak dikenal berusia 50-an itu melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan seorang pekerja seks perempuan di Kamboja pada bulan April, menurut laporan kasus. Lima hari kemudian, dia mengalami rasa sakit saat buang air kecil dan keluar cairan dari penisnya, katanya.

Hasil swab menunjukkan strain yang ditangkapnya sangat resisten terhadap azitromisin, yang biasanya merupakan salah satu antibiotik pertama yang digunakan untuk mengobati gonore, dan resisten antibiotik lain, termasuk: ceftriaxone, cefixime, cefotaxime, ciprofloxacin, dan tetrasiklin.

Pengobatan gonore bervariasi dari satu negara ke negara lain tetapi cenderung dimulai dengan kombinasi azitromisin dan seftriakson. Di AS, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan ceftriaxone sebagai antibiotik tunggal untuk sebagian besar kasus gonore.

Lelaki itu awalnya diobati dengan azitromisin dan ceftriaxone. Dua minggu kemudian, gejalanya sembuh, tetapi swab penis menunjukkan dia masih menderita gonore. Tes menunjukkan bakteri "super"-nya masih rentan terhadap pengobatan dengan antibiotik yang mengandung penisilin yang disebut co-amoxiclav. Obat itu tampaknya mengobati gonore, kata para ilmuwan.

Penulis laporan kasus mengatakan "menjanjikan," hasil swab pria itu menunjukkan dua obat eksperimental yang disebut lefamulin dan zoliflodacin juga kemungkinan akan bekerja melawan strain tersebut. Kedua obat ini sedang diuji dalam uji klinis tahap akhir, tambah mereka.

Baca Juga: Korban Predator di Ponpes Subang Diimingi Dapat Ridho Guru Jika Penuhi Nafsu Bejat Pelaku

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI