Marshanda Diduga Hilang di AS Saat Dalam Kondisi Episode Manik, Apa Sih Itu?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 27 Juni 2022 | 15:46 WIB
Marshanda Diduga Hilang di AS Saat Dalam Kondisi Episode Manik, Apa Sih Itu?
Marshanda Diduga Hilang di AS Saat Dalam Kondisi Manik, Apa Sih Itu? (Instagram/@marshanda99)

Suara.com - Bintang sinetron Bidadari, Marshanda dikabarkan hilang di Amerika Serikat dalam kondisi episode manik.

Kabar itu disampaikan oleh salah seorang teman Marshanda, Sheila Salsabila di Instagram pada Senin (27/6/2022).

Dalam unggahannya, Sheila mengatakan bahwa Marshanda hilang di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Ia sampai menandai akun Instagram Jokowi mengingat gangguan bipolar Marshanda sedang kambuh.

"Mohon bantuannya pak @jokowi. Kemarin dia sebut-sebut mama bapak dan @joebiden," sambungnya.

Pada unggahannya, Sheila juga mengatakan bahwa Marshanda tengah dalam Manic Episode atau Episode Manik. Tapi apa itu maksudnya?

Dilansir healthline, Manic, Manik atau Mania adalah kondisi psikologis yang menyebabkan seseorang mengalami euforia yang tidak wajar, suasana hati yang sangat intens, hiperaktif, dan delusi.

Mania atau episode manik adalah gejala umum dari gangguan bipolar.

Unggahan soal Marshanda [Instagram/@sheilasalss]
Unggahan soal Marshanda [Instagram/@sheilasalss]

Manik bisa menjadi kondisi berbahaya karena beberapa alasan. Orang mungkin tidak tidur atau makan saat dalam episode manik.

Mereka mungkin terlibat dalam perilaku berisiko dan membahayakan dirinya sendiri.

Baca Juga: Sempat Gemparkan Publik, Kondisi Marshanda Saat Ini Usai Ditemukan

Orang dengan mania atau manik memiliki risiko lebih besar untuk mengalami halusinasi dan gangguan persepsi lainnya.

Riwayat keluarga mungkin memainkan faktor dalam mania. Menurut Aliansi Nasional untuk Penyakit Mental, orang yang orangtua atau saudara kandungnya memiliki kondisi tersebut lebih mungkin mengalami episode manik.

Namun, memiliki anggota keluarga dengan episode manik tidak berarti seseorang pasti akan mengalaminya.

Beberapa orang rentan terhadap episode mania atau manik karena kondisi medis atau penyakit kejiwaan yang mendasarinya, seperti gangguan bipolar. Pemicu atau kombinasi pemicu dapat menyebabkan mania pada orang-orang ini.

Pemindaian otak menunjukkan bahwa beberapa pasien mania memiliki struktur atau aktivitas otak yang sedikit berbeda.

Dokter tidak menggunakan pemindaian otak untuk mendiagnosis mania atau gangguan bipolar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI