facebook

Istri Tessy Srimulat Idap Diabetes dan Tumor Hati, Adakah Hubungannya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Istri Tessy Srimulat Idap Diabetes dan Tumor Hati, Adakah Hubungannya?
Tessy menerima para rekan pelawak Srimulat, yang datang untuk bertakziah atas meninggal sang istri di kediamannya di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (28/6/2022). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Istri Tessy Srimulat menderita diabetes dan tumor hati sebelum meninggal dunia.

Suara.com - Istri Tessy Srimulat, Sri Handayani, menderita diabetes yang membutuhkan penanganan serius sebelum meninggal dunia.

Tak hanya itu, pernyataan Kadir yang dibenarkan oleh Polo mengatakan istri Tessy Srimulat juga terkena tumor hati saat dirawat di rumah sakit sebelum meninggal.

"Salah satu penyebab kepergiannya mungkin itu, tapi yang parah gulanya. Kan penyakit berkepanjangan diabetes itu," kata Polo ditemui di rumah duka di kawasan Kampung Makasar, Jakarta Timur, Selasa (28/6/2022).

Tumor hati terbagi menajdi dua, yakni tumor hati jinak dan tumor hati ganas yang juga dikenal sebagai kanker hati. Diabetes tipe 2 merupakan faktor risiko yang signifikan untuk jenis kanker mematikan ini.

Baca Juga: Lakukan 6 Hal Ini saat Ada Anggota Keluarga yang Kena Diabetes

Namun, tak ada penelitian yang cukup untuk mengatakan bahwa diabetes tipe 2 secara langsung menyebabkan kanker hati. Walau begitu, para ilmuwan telah mengidentifikasi hubungan yang kuat.

Tessy Srimulat menerima para pelayat, salah seorangnya Doyok Srimulat di rumah duka di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (28/6/2022). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Tessy Srimulat menerima para pelayat, salah seorangnya Doyok Srimulat di rumah duka di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (28/6/2022). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Menurut mereka, hubungan antara diabetes dan tumor hati ini seperti domino. Kurangnya regulasi gula darah pada diabetes tipe 2 dapat mendatangkan malapetaka pada tubuh, tidak terkecuali hati.

Obesitas, diabetes tipe 2 dan dislipidemia (ketidakseimbangan lipid atau lemak dalam darah) adalah faktor risiko metabolik paling umum terkait penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), di mana terlalu banyak lemak menumpuk di hati.

Pada diabetes tipe 2, hati tidak dapat memenuhi tuntutan untuk mengelola gula darah tinggi secara konstan sehingga terciptalah kelebihan lemak. Memiliki NAFLD menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan tumor hati.

Tanpa perubahan gaya hidup, NAFLD dapat mengobarkan dan melukai hati yang tidak dapat diperbaiki sehingga menyebabkan sirosis. Kebanyakan orang dengan kanker hati memiliki sirosis, faktor risiko yang terkenal untuk penyakit ini.

Baca Juga: Istri Tessy Srimulat Idap Kencing Manis sebelum Meninggal, Begini Gejalanya secara Umum

Diabetes tipe 2 memulai perkembangan masalah kesehatan serius yang merusak hati, sehingga meningkatkan kemungkinan tumor hati.

"Individu dengan diabetes tipe 2 dua sampai empat kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker hati dibandingkan dengan non-diabetes," kata Michael Ney, MD , seorang ahli gastroenterologi, fellowship terlatih dengan Riverside Gastroenterology Specialists, dikutip dari River Side Online.

Para peneliti belum mengungkap semua faktor yang menghubungkan diabetes tipe 2 dengan kanker hati. Namun, resistensi insulin, kerusakan hati dan obat diabetes mungkin berperan.

Komentar