Hepatitis Misterius Masih Mengintai, Ketahui Kronologi Penyebaran dan Kemungkinan Penyebabnya

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:12 WIB
Hepatitis Misterius Masih Mengintai, Ketahui Kronologi Penyebaran dan Kemungkinan Penyebabnya
ilustrasi hepatitis //pixabay.com

Suara.com - Penyakit hepatitis misterius masih menjadi perhatian kesehatan dunia saat ini. Penyakit ini sendiri pertama kali dilaporkan di Inggris Raya (UK) (05/04/2022), dengan total 10 kasus pada anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun.

Pada 27 April lalu, kasus hepatitis misterius ini telah menyebar ke berbagai negara di Eropa seperti Austria, Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Rumania, dan Spanyol.

Bahkan, hepatitis misterius ini juga telah dikonfirmasi masuk ke Kanada, Israel, Jepang, Singapura, Amerika Serikat, dan Indonesia. Berdasarkan laporan, di Indonesia ini sendiri tercatat 3 kasus pertama.

Kepala Divisi Gastrohepatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Dr. dr. Muzal Kadim Shahab, Sp.A(K) mengatakan, hepatitis misterius ini berbeda dengan jenis A,B,C,D, dan E. Diketahui sampai sejauh ini hepatitis misterius ini masih diteliti penyebabnya.

Ilustrasi Hepatitis Akut (Pixabay)
Ilustrasi Hepatitis Akut (Pixabay)

"Sejauh ini masih diteliti karena berbeda dari jenis hepatitis A,B, C, D, dan E. Namun, dari gejala hepatitis ini paling mirip sama yang A," ucap Muzal, dalam acara 12th F’RoSSi Open Lecture, Jumat (01/07/2022).

Terdapat sejumlah hipotesis hal-hal yang menyebabkan hepatitis misterius ini di antaranya:

  • Adenovirus
  • Adenovirus varian baru
  • Sindrom setelah infeksi SARS-CoV-2 (Covid 19)
  • Paparan obat, lingkungan, atau toksin
  • Patogen baru yang muncuk sendiri atau ko infeksi
  • Varian baru virus SARS-CoV-2 (Covid-19).

Muzal mengatakan untuk hepatitis misterius ini masih belum ada konfirmasi jelas mengenai penyakitnya. Jika ada pasien yang menunjukkan gejala itu masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

“Hingga saat ini belum ada yang terkonfirmasi, jadi pasien tersebut masih masuk ke dalam probable (kemungkinan). Probable sendiri yaitu hepatitis akut non hepatitis A-3. Artinya orang yang pada saat pemeriksaan laboratorium tidak terdeteksi hepatitis A sampai E, tetapi menimbulkan gejala biasanya terjadi pada anak usia di bawah 16 tahun,” ucap Muzal.

Terdapat juga pasien yang diidentifikasi sebagai discarded (bukan hepatitis misterius). Pasien ini mengalami gejala yang mirip tetapi saat diperiksa penyebabnya dari penyakit lain.

baca juga

Muzal menuturkan, sejauh ini terdapat sekita 70 kasus di 21 provinsi di Indonesia. sekita 40 di antaranya termasuk discarded. Terdapat 16 kasus yang tergolong probable, 14 pending (menunggu kabar lanjut dari laboraturium, dan 6 meninggal dunia.

Sementara itu, untuk kasus dunia berdarkan data 22 Juni lalu saat ini tercatat 920 kasus di 33 negara dunia. Sekitar 45 kasus telah melakukan transplantasi hati sedangkan 18 meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa

Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:43 WIB

Ternyata Gejala Hepatitis A,  Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Ternyata Gejala Hepatitis A, Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Video | Minggu, 19 April 2026 | 09:00 WIB

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 21:00 WIB

Belajar dari Jessica Iskandar, Jaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar Hepatitis A

Belajar dari Jessica Iskandar, Jaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar Hepatitis A

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 16:39 WIB

Bahaya! Kurangnya Kesadaran Vaksinasi Perparah Ancaman Hepatitis di Indonesia

Bahaya! Kurangnya Kesadaran Vaksinasi Perparah Ancaman Hepatitis di Indonesia

Health | Selasa, 29 April 2025 | 14:34 WIB

Ini Perbedaan Penyakit Hepatitis A, B, C, D, dan E

Ini Perbedaan Penyakit Hepatitis A, B, C, D, dan E

News | Senin, 28 April 2025 | 16:41 WIB

KONI Gelar Vaksinasi Hepatitis A untuk Atlet

KONI Gelar Vaksinasi Hepatitis A untuk Atlet

Sport | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:19 WIB

Kenali Bahaya Hepatitis, IDI Woha Bagikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Kenali Bahaya Hepatitis, IDI Woha Bagikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 10:35 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×