6. Zaskia Adya Mecca (Gangguan obsesif kompulsif/OCD)
Gangguan OCD itu diunggap sendiri oleh Zaskia Adya Mecca di akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kerap stres lantaran anaknya bermain pasir karena dianggap tidak sesuai dengan standar kebersihannya.

7. Sandra Dewi (Gangguan Obsesif Kompulsif/OCD)
OCD berupa Obsesi terhadap kerapian juga dialami Sandra Dewi. Ibu dua anak itu mengaku pernah mengalami OCD berlebihan pada beberapa tahun lalu.
Ia bercerita kalau dirinya merasa harus selalu menjaga kerapian di rumahnya, bahkan kerapian yang ada di sekitarnya.
![Sandra Dewi [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/06/22/29178-sandra-dewi.jpg)
Perasaan itu membuatnya selalu ingin merapikan rumah hingga tak sempat berbelanja ke luar untuk kebutuhan rumah tangga. Alhasil, ia terbiasa berbelanja secara online.
8. Rina Nose (Gangguan Obsesif Kompulsif/OCD)
![Rina Nose [YouTube/ CURHAT BANG Denny Sumargo]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/04/29/66090-rina-nose-youtube-curhat-bang-denny-sumargo.jpg)
Rina Nose termasuk salah satu aktris yang juga mengidap OCD. Rina Nose mengaku gejala yang dirasakannya berupa kecemasan berlebih jika melihat sesuatu yang kotor atau tidak sesuai dengan sudut pandangnya.
Selain itu, ia juga mengaku akan melakukan sesuatu berulang kali hingga sesuai dengan standarnya.
9. Prilly Latuconsina (Gangguan Obsesif Kompulsif/OCD)

Gangguan obsesif kompulsif atau OCD juga dirasakan Prilly Latuconsina. Aktris 26 tahun itu selalu merasa tidak tenang setiap kali ada benda di sekitarnya tidak rapi, sekalipun hanya hal kecil seperti sepatunya yang miring.
10. Tora Sudiro (Tourette Syndrome)
![Tora Sudiro usai jumpa pers serial Suka Duka Berduka [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/06/29/34974-tora-sudiro-usai-jumpa-pers-serial-suka-duka-berduka-suaracomadiyoga-priyambodo.jpg)
Saat penyelidikan kasus penyalahgunaan narkoba bersama istrinya, Mieke Amalia, pada 2017 lalu, terungkap pula kalau Tora Sudiro mengidap tourette syndrome.
Tourette syndrome merupakan gangguan neuropsikiatrik yang membuat pengidapnya mengucapan atau melakukan gerakan yang spontan atau ‘tic’ tanpa mampu mengontrolnya.
Pemicu ‘tic’ karena stres, cemas, kelelahan, atau terlalu bersemangat.
11. Ariel Tatum (Borderline Personality Disorder)
Borderline Personality Disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang ternyata pernah dialami Ariel Tatum sejak masih berusia 13 tahun. Aktris 25 tahun itu baru mengungkapnya ke publik beberapa tahun lalu.
![Ariel Tatum [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/06/10/27922-ariel-tatum.jpg)
BPD termasuk gangguan mental yang ditandai dengan suasana hati, perilaku, juga hubungan yang tidak stabil.
12. Mey Chan (Panic attack Disorder)
![Dita Anggraeni [Suara.com/Evi]](https://media.suara.com/pictures/original/2019/10/14/37356-mey-chan.jpg)
Personel duet musim Duo Maya itu mengidap serangan panik. Melalui akun pribadi Instagramnya, ia menjelaskan kalau gangguan mental itu membuatnya merasa takut dengan perasaan takut yang dialaminya. Sehingga rasa takut jadi berlebihan dan memicu detak jantung jadi lebih cepat.
13. Vidi Aldiano (Cemas Berlebihan)

Di balik suaranya yang lembut tiap kali bernyanyi, Vidi Aldiano sebenarnya kerap mengalami cemas berlebih saat akan naik ke panggung. Gangguan cemas berlebih itu bahkan pernah membuatnya pingsan.
Hal itu terjadi pada pertengahan 2019 lalu dan membuat pelantun Nuansa Bening itu kesulitan untuk tampil di atas panggung.
14. Awkarin (Depresi)

Awkarin sempat mengalami depresi karena dirundung di media sosial. Baginya, melewati semua bullying tersebut tidak mudah, sekalipun untuk membicarakan atau menuliskan keresahannya.
Meski begitu, ia merasa beruntung karena mendapat dukungan dari sekitar.
15. Cerelia Raissa (Bipolar, BPD, Binge Eating Disorder, dan Anorexia Disorder)

Masalah kesehatan mental pernah dialami artis FTV, Cerelia Raissa sejak masih duduk di bangku SD.
Ia mengaku mulanya merasa tidak normal seperti teman sebanyanya. Saat itu, ia merasa anak-anak SD yang seharusnya bahagia dan riang, dirinya justru merasa iri dan cemburu.
Saat SMP, barulah ia berkonsultasi ke psikiater dan didiagnosa bipolar dan anxiety disorder. Sejak itu, Cerelia rutin berkonsultasi dan melakukan terapi ke psikiater.
Tetapi seiring berjalannya waktu, Cerelia kembali didiagnosis gangguan mental yang lain, yaitu Borderline Personality Disorder (BPD), Binge Eating Disorder dan Anorexia Disorder. Jadi, ada 5 jenis masalah mental health yang dialaminya.
Kenyataan itu tentu saja membuat mental Cerelia Raissa sempat down hingga membuatnya pernah beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya.
Beruntung ia memiliki teman dan sahabat yang selalu mendukung dan menguatkannya, sehingga berhasil menggagalkan aksi nekatnya itu.