Beda Paru-Paru Basah dan Pneumonia, Sudah Tahu?

Yasinta Rahmawati

Senin, 04 Juli 2022 | 08:37 WIB
Beda Paru-Paru Basah dan Pneumonia, Sudah Tahu?
Foto rontgen paru-paru. (Pexels/Anna Shvet)

Suara.com - Tidak sedikit masyarakat Indonesi  yang sampai saat ini masih menyamakan antara paru-paru basah dan pneumonia. Padahal jelas beda paru-paru basah dan pneumonia bisa dikenali dari beberapa aspek.

Tentu langkah paling tepat untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter, sehingga akan diadakan observasi mendalam pada kondisi kesehatan. Namun secara permukaan, beberapa beda paru-paru basah dan pneumonia bisa Anda simak di poin singkat berikut ini.

Beda Paru-Paru Basah dan Pneumonia

Kondisi yang Terjadi

Paru-paru basah adalah istilah awam untuk berbagai gangguan pernapasan akut. Ditandai dengan adanya cairan yang mengisi ruang paru-paru, yang bisa berupa nanah karena adanya infeksi.

Pneumonia, di sisi lain, adalah infeksi pada salah satu atau kedua paru-paru, yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Urgensi Penanganan

Ketika mengalami kondisi paru-paru basah, status urgensinya adalah gangguan pernapasan akut dan keadaan darurat medis sehingga perlu ditangani secara intensif dan cepat.

Kondisi pneumonia sendiri merupakan penyebab utama rawat inap pada anak-anak dan orang dewasa terkait masalah pernapasan. Bisa dipulihkan, namun memerlukan waktu yang cukup lama.

baca juga
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Gejala yang Muncul

Gejala paru-paru basah antara lain :

  • Sesak napas yang parah
  • Pernapasan cepat tapi pendek
  • Nyeri saat bernapas
  • Batuk kering atau berdahak
  • Suara napas abnormal atau mengi
  • Kelelahan
  • Bibir dan kuku kebiruan

Gejala pneumonia antara lain :

  • Nyeri dada saat bernapas
  • Ada perubahan kesadaran mental
  • Kelelahan
  • Batuk berdahak
  • Demam
  • Berkeringat dan menggigil
  • Muntah
  • Mual
  • Diare
  • Sesak napas

Perbedaan Penyebab Paru-Paru Basah dan Pneumonia

Penyebab paru-paru basah adalah :

  • Infeksi virus atau bakteri seperti flu, pneumonia, atau Covid-19
  • Cedera paru traumatik
  • Pankreatitis akut
  • Sepsis
  • Menghirup bahan kimia terlalu banyak

Sedangkan penyebab pneumonia adalah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Kenali Gejala Infeksi Paru-paru

Ini Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Kenali Gejala Infeksi Paru-paru

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:39 WIB

Cara Mencegah Penyakit Infeksi Paru

Cara Mencegah Penyakit Infeksi Paru

Tantrum | Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:13 WIB

Kenali Penyebab Infeksi Paru-paru dan Cara Pencegahannya

Kenali Penyebab Infeksi Paru-paru dan Cara Pencegahannya

Indotnesia | Jum'at, 01 Juli 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Investasi Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Perbanyak Bantuan Bibit Pohon

Investasi Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Perbanyak Bantuan Bibit Pohon

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 10:33 WIB

4 Boks Bukti Dugaan Pungli Disita dari Kantor hingga Rumah Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang

4 Boks Bukti Dugaan Pungli Disita dari Kantor hingga Rumah Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:32 WIB

Kebakaran Kontainer Berbahaya, NPCT1 Minta Maaf

Kebakaran Kontainer Berbahaya, NPCT1 Minta Maaf

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:31 WIB

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:30 WIB

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:26 WIB

Mau Cari Emas Secara Legal? Begini Cara Urus Izin Pertambangan Rakyat di Riau

Mau Cari Emas Secara Legal? Begini Cara Urus Izin Pertambangan Rakyat di Riau

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 10:24 WIB

Acne Patch Dipakai Berapa Lama? Ini Cara Kerja dan Durasi Penggunaannya

Acne Patch Dipakai Berapa Lama? Ini Cara Kerja dan Durasi Penggunaannya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 10:24 WIB

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:20 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:11 WIB

×