facebook

3 Teknik Pertolongan Pertama Ini Wajib Dikuasai oleh Orang Tua, Apa Saja?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
3 Teknik Pertolongan Pertama Ini Wajib Dikuasai oleh Orang Tua, Apa Saja?
Ilustrasi luka bakar. [Envato]

Pengetahuan ini sangat berfungsi, terutama dalam situasi yang tidak diprediksi.

Suara.com - Orangtua perlu mengetahui beberaps tindakan pertolongan pertama. Pengetahuan ini sangat berfungsi, terutama dalam situasi yang tidak diprediksi.

"Kami ingin semua orang, dan setiap orangtua, tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat dan memiliki kepercayaan diri untuk turun tangan dan menyelamatkan hidup," kata Kepala Medis St John Ambulance, Lynn Thomas.

Kepada The Sun, Thomas menjelaskan 3 pertolongan pertama yang perlu diketahui orangtua, yakni:

1. Tersedak

Baca Juga: Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Untuk Jemaah Haji yang Alami Heat Stroke

Untuk bayi:

  • Baringkan bayi telungkup di paha orang dewasa dan sokong kepalanya dengan lengan.
  • Pukul pelan punggung bayi, di antara tulang belikat.
  • Balikkan dan periksa mulutnya.

Untuk anak:

  • Condongkan badan anak ke depan, pegangi bagian depan dengan satu tangan.
  • Berikan lima pukulan di antara tulang belikat.
  • Periksa mulutnya beberapa kali, tetapi jangan sampai memasukkan jari ke dalam mulut.
Ilustrasi tersedak (Dok. Elements Envato)
Ilustrasi tersedak (Dok. Elements Envato)

2. Kejang

Gejala:

  • Kehilangan atau kekurangan respons
  • Gemetar kuat, dengan tangan mengepal dan punggung melengkung
  • Tanda-tanda demam, dengan panas, kulit memerah, dan berkeringat
  • Kedutan wajah
  • Menyipitkan atau memutar mata
  • Muntah
  • Meneteskan air liur di mulut
  • Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus

Cara mengatasinya:

Baca Juga: Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Bagi Jemaah Haji yang Terserang Heat Stroke

  • Jauhkan dari berbahaya dan tempatkan benda seperti lunak seperti bantal atau handuk di dekat orang yang mengalaminya.
  • Jangan menahan atau memindahkan pasien kecuali mereka dalam bahaya.
  • Jangan memasukkan apa pun ke mulut.
  • Untuk anak-anak, dinginkan tubuh mereka setelah kejang selesai, misalnya dengan melepas baju. Namun jangan melakukannya secara berlebihan.
  • Setelah kejang berhenti, tempatkan mereka dalam posisi pemulihan. Jaga agar jalan napas tetap terbuka.
  • Pantau respons anak.
  • Panggil ambulans bila kejang berulang atau belanjut selama lebih dari lima menit.
  • Pasien tidak responsif selama lebih dari 10 menit.

3. Luka bakar

Tandanya:

  • Kulit merah dan bengkak
  • Nyeri di area luka bakar
  • Muncul lepuhan

Cara mengobatinya:

  • Dinginkan kuka bakar atau lepuhan dengan menahannya di air dingin yang mengalir setidaknya 20 menit atau sampai rasa sakitnya membaik.
  • Lepaskan perhiasan atau pakaian.
  • Saat luka bakar mendingin, tutupi area tersebut secara longgar.
  • Jangan memecah kulit yang melepuh dan jangan menggunakan es, krim atau gel. Produk daoat menyebabkan kerusakan dan meningkatkan risiko infeksi.

Komentar