Bisa Menyebabkan Depresi, Apa Itu Blaming Culture pada Orang Tua Bayi?

Selasa, 05 Juli 2022 | 08:08 WIB
Bisa Menyebabkan Depresi, Apa Itu Blaming Culture pada Orang Tua Bayi?
Ilustrasi ibu dan bayi (Pixabay.com)

Suara.com - Jadi orang tua bayi itu sulit, lho. Kalau terjadi sesuatu pada si bayi, orang tualah yang pertama kali akan disalahkan oleh lingkungan di sekitarnya. Tindakan ini disebut sebagai blaming culture, yang sangat dilarang oleh dokter spesialis anak.

Dikatakan dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, masyarakat sudah saatnya berhenti menyalahkan orang tua atas segala hal yang terjadi pada bayi.

"Jika anaknya kembung, ibunya akan disalahkan dengan argumen 'Ah ASI-nya jelek nih', anaknya jarang BAB akan dibilang Iibunya nih pasti makannya yang aneh aneh', anaknya ileran 'Ibunya nih ngidam nggak diturutin'. Semua hal yang terjadi pada bayi, ibu akan disalahkan oleh masyarakat," ujar dr. Lucky melalui konten instagramnya dikutip suara.com, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, melakukan blaming culture ini sama sekali tidak bermanfaat. Selain tidak menyelesaikan masalah, tindakan ini hanya akan menyebabkan orang tua, terutama ibu menjadi depresi.

"Maka dari situlah pentingnya bertemu dokter spesialisasi anak, jika terjadi masalah ya nanti akan diperbaiki, bukannya disalah-salahkan," jelasnya.

Ia juga menyarankan agar para anggota keluarga lain yang belum paham sebaiknya dibawa ke dokter spesialis anak, untuk diedukasi secara langsung.

"Silakan bawa saja neneknya, kakeknya, mertuanya ataupun tetangganya biar sekalian diberikan edukasi oleh dokter anaknya," tutup dr. Lucky.

Sementara itu, seorang ibu rentan mengalami depresi setelah melahirkan. Ini karena perasaan gugup dan sedikit cemas kerap dialami ibu sebelum melahirkan, terutama bila pertama kali menjadi ibu.

Adapun kebahagiaan ibu pascapersalinan bisa datang bersamaan dengan rasa sedih, sehingga berpengaruh pada perubahan suasana hati yang cepat.

Baca Juga: Kisah Pilu 'Layangan Putus Versi ASN' Berlanjut: Setelah Diselingkuhi, Briptu Suci Kehilangan Calon Bayi yang Meninggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI