Rayakan Idul Adha, Begini Cara Aman dan Sehat Makan Sate Daging Kurban!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 10 Juli 2022 | 17:07 WIB
Rayakan Idul Adha, Begini Cara Aman dan Sehat Makan Sate Daging Kurban!
Ilustrasi sate daging kurban - (Pixabay/saesherra)

Suara.com - Pada umumnya, orang menikmati daging kurban saat Hari Raya Idul Adha dengan cara dibakar atau mengolah daging menjadi sate

Sayangnya, mengolah daging menjadi sate memiliki beberapa risiko kesehatan, terlebih bila Anda membakar sate tidak sempurna atau belumbenar-benar matang. 

Dr Latif Saad mengatakan daging panggang, seperti sate BBQ dan banyak kategori lainnya bisa memicu reaksi Maillard ketika dimasak dengan panas tinggi. 

Reaksi ini mengubah gula dan asam amino menjadi senyawa yang disebut akrilamida. Senyawa inilah yang bisa membuat daging panggang menyebabkan kanker. 

Umumnya, semakin lama dan panasnya daging dimasak, semakin banyak akrilamida yang terbentuk. Bila Anda ingin mencegah terbentuknya akrilamida, Anda bisa merebus atau mengukus daging. 

Sementara itu dilansir dari World of Buzz, Anda juga harus tahu bahwa tambahan roti bakar yang terlalu banyak dapat membuat tumpukan penuh akrilamida. 

Ilustrasi daging kurban (Pexels/mali maeder)
Ilustrasi daging kurban (Pexels/mali maeder)

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) mengklasifikasikan akrilamida ini sebagai kemungkinan karsinogen manusia. 

Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus menghindari makan sate seumur hidup. FDA menyarankan konsumsi makanan seimbang dan batasi makanan yang dimasak yang mungkin menghasilkan kadar akrilamida tinggi. 

Sementara itu dilansir dari Hello Sehat, ada beberapa cara aman dan sehat makan sate tanpa khawatir dengan kondisi kesehatan Anda. 

1. Pilih potongan daging rendah lemak 

Anda juga lebih baik memilih potongan daging sapi atau kambing rendah lemak. Karena, lemak yang menetes ke bara api akan menghasilkan hidrokarbon poliaromatik (PAH). Penelitian menunjukkan bahwa PAH berperan dalam proses perkembangan kanker.

2. Bolak-balik sate ketika memanggangnya 

Anda juga harus membolak-balik sate ketika memanggangnya setiap beberapa menit sekali. Sehingga, daging bisa matang merata tanpa membuatnya gosong. 

3. Buatlah bumbu marinasi sendiri 

Bumbu marinasi instan bisa membuat sate lebih tinggi gula. Jadi, lebih baik buat bumbu marinasi sendiri dengan rempah-rempah, merica, garam, dan lainnya. 

4. Bungkus daging dengan kertas aluminium foil 

Kertas aluminium foil akan melindungi daging dari suhu tinggi dan mengurangi produksi  amina heterosiklik (HCA) atau senyawa penyebab kanker. Kertas ini juga mencegah lemak mentes ke bara api ketika Anda membakar potongan daging berlemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai Berhentikan Lalu Lintas, Sapi Kurban di Bandung Ngamuk hingga Terpaksa Disembelih di Dalam Selokan

Sampai Berhentikan Lalu Lintas, Sapi Kurban di Bandung Ngamuk hingga Terpaksa Disembelih di Dalam Selokan

Jabar | Minggu, 10 Juli 2022 | 16:09 WIB

Tips Dokter Gizi: Cara Santap Sop Kambing Tanpa Takut Tekanan Darah Tinggi

Tips Dokter Gizi: Cara Santap Sop Kambing Tanpa Takut Tekanan Darah Tinggi

Health | Minggu, 10 Juli 2022 | 15:59 WIB

Waspada, Ini 7 Ciri-ciri Kolesterol Naik Akibat Terlalu Banyak Makan Daging Kurban

Waspada, Ini 7 Ciri-ciri Kolesterol Naik Akibat Terlalu Banyak Makan Daging Kurban

Health | Minggu, 10 Juli 2022 | 15:26 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB