BPOM Tarik Es Krim Vanilla Haagen-Dasz Gegara Diduga Mengandung Etilen Oksida, Apa Sih itu?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2022 | 18:28 WIB
BPOM Tarik Es Krim Vanilla Haagen-Dasz Gegara Diduga Mengandung Etilen Oksida, Apa Sih itu?
Fakta Menarik Haagen-Dazs (Instagram/ haagendazsla)

Suara.com - Baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM, menarik produk es krim rasa vanila dari brand es krim asal Perancis, Haagen-Dazs. Hal tersebut karena adanya kandungan di dalamnya yang berbahaya bagi tubuh.

Berdasarkan rilis yang dimuat oleh Badan POM, prdoduk yang ditarik tersebut yaitu Haagen-Dazs kemasan pint dan mini cup.

Alasan produk tersebut ditarik sendiri yaitu karena adanya informasi yang diterima oleh Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) terkait kadar Etilen Oksida di dalamnya.

"Produk yang ditarik adalah Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs kemasan pint dan mini cup," tulis Badan POM dalam rilis yang dibuat pada Selasa (19/7/2022).

Ilustrasi es krim. (unsplash.com)
Ilustrasi es krim. (unsplash.com)

Namun apa itu Etilen Oksida? Seberapa bahaya kandungan yang terdapat di dalamnya?

 Melansir laman National Cancer Institute, Etilen Oksida merupakan gas tidak berwarna yang mudah terbakar dengan bau manis. Biasanya zat ini digunakan untuk memproduksi bahan kimia lain, termasuk antibeku.

Tidak hanya itu, etilen oksida sendiri juga sering digunakan pada pestisida atau hal-hal yang dipakai untuk sterilisasi. Penggunaan etilen oksida juga sering terdapat pada beberapa hal seperti produk medis, kosmetik, dan peralatan peternakan lebah.

Kandungan yang terdapat dalam etilen oksida tersebut yang membuat bahaya bagi tubuh jika dikonsumsi. Tidak hanya itu, etilen oksida juga dapat merusak DNA dan membuat aktivitas penyebab kanker pada seseorang.

 Karena sifatnya yang mudah meledak etilen oksida sendiri berbahaya. Biasanya manusia terpapar melalui inhalasi (penciuman) ataupun konsumsi.

 Jika manusia terpapar etilen oksida ini, orang tersebut berisiko mengalami kanker. Untuk kanker yang disebabkan etilen oksida ini di antaranya, Limfoma (kanker kelenjar getah bening) dan Leukimia (kanker darah). Selain itu, etilen oksida juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami kanker perut dan payudara.

Adanya bahaya yang ditimbulkan dari etilen oksida itu sendiri membuat Badan POM menginstruksikan importir untuk menghentikan sementara peredaran atau penjualan produk es krim merek Haagen-Dazs lainnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Menarik Haagen-Dazs, Merek Es Krim Premium yang Ditarik Badan Pom Karena Tinggi Kandungan Etilen Oksida

5 Fakta Menarik Haagen-Dazs, Merek Es Krim Premium yang Ditarik Badan Pom Karena Tinggi Kandungan Etilen Oksida

Lifestyle | Rabu, 20 Juli 2022 | 16:24 WIB

Haagen Dazs Ditarik dari Peredaran karena Mengandung Etilen Oksida, Apa Bahayanya?

Haagen Dazs Ditarik dari Peredaran karena Mengandung Etilen Oksida, Apa Bahayanya?

| Rabu, 20 Juli 2022 | 16:14 WIB

Badan POM Tarik Es Krim Haagen-Dazs Rasa Vanila

Badan POM Tarik Es Krim Haagen-Dazs Rasa Vanila

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 15:51 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB