Vaksin AstraZeneca Diperkirakan Telah Mencegah Lebih dari 93 Ribu Kematian di Indonesia

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:14 WIB
Vaksin AstraZeneca Diperkirakan Telah Mencegah Lebih dari 93 Ribu Kematian di Indonesia
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Vaksin Covid-19 AstraZeneca, AZD1222, diperkirakan telah mencegah 93.954 kematian di Indonesia. Angka tersebut berdasarkan penilaian independen terhadap efektivitas vaksin.

Sementara menurut data dari perusahaan data kesehatan Airfinity yang mencakup periode satu tahun, dari 8 Desember 2020 hingga 2021, menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca telah menyelamatkan lebih dari 6,3 juta jiwa secara global.

Menurut President Director PT. AstraZeneca Indonesia, Sewhan Chon, data tersebut membuktikan bahwa vaksin AstraZeneca dapat menyelamatkan nyawa dan melindungi masyarakat Indonesia dari efek berbahaya Covid-19.

"AstraZeneca tetap berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang Indonesia untuk melindungi diri mereka sendiri dari dampak serius Covid-19, melalui vaksinasi primer dan booster," imbuh Sewhan, dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com.

Tidak hanya itu, penelitian terbaru dari konsultan KPMG juga menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 telah memberikan manfaat dalam bidang ekonomi yang signifikan serta terukur.

Dokter menunjukan vaksin COVID-19 Astra Zeneca dosis pertama di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). [Suara.com/Oke Atmaja]
Dokter menunjukan vaksin COVID-19 Astra Zeneca dosis pertama di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). [Suara.com/Oke Atmaja]

Di Indonesia, vaksinasi massal dari Januari hingga Oktober 2021 diperkirakan telah menghemat Rp8,1 miliar dalam biaya perawatan kesehatan.

Sejak pandemi Covid-19, AstraZeneca telah merilis lebih dari 3 miliar dosis vaksin yang didistribusikan ke lebih dari 180 negara.

Sekitar dua pertiga dari dosis secara global telah dikirim ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan vaksin mRNA, telah memberikan perlindungan tinggi terhadap pasien rawat inap (sebesar 91,3 hingga 92,5 persen) dan kematian (sebesar 91,4 higga 93,3 persen) setelah dua dosis tanpa memandang usia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca Sebabkan Cacar Monyet, Benarkah?

Vaksin AstraZeneca Sebabkan Cacar Monyet, Benarkah?

Selebtek | Senin, 25 Juli 2022 | 18:52 WIB

Booster Keempat Vaksin AstraZeneca 73% Efektif Melawan Varian Omicron, Begini Penjelasannya

Booster Keempat Vaksin AstraZeneca 73% Efektif Melawan Varian Omicron, Begini Penjelasannya

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:42 WIB

YKMI: Jangan Hanya Covovax, Vaksin Merek Pfizer, Moderna, AstraZeneca Juga Haram Digunakan

YKMI: Jangan Hanya Covovax, Vaksin Merek Pfizer, Moderna, AstraZeneca Juga Haram Digunakan

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 12:14 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×