Dokter Ungkap 6 Makanan dan Minuman yang Memicu Beser, Apa Saja?

Vania Rossa | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 08 Agustus 2022 | 07:58 WIB
Dokter Ungkap 6 Makanan dan Minuman yang Memicu Beser, Apa Saja?
Ilustrasi beser. (pixabay)

Suara.com - Beberapa kali. kita pasti pernah merasa beser, keinginan untuk buang air kecil terus menerus. Anehnya, ke kamar mandi, urine yang keluar hanya sedikit-sedikit. Ditambah lagi, proses keluarnya urine tak jarang kerap menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

Dokter sekaligus kreator konten, dr. Ema Surya Pertiwi, menyebutkan kondisi tersebut sering dikenal dengan nama beser atau dalam bahasa medis dikenal sebagai overacitve bladder.

Dalam video di kanal YouTube-nya, Emasuperr, dokter ini menyebut bahwa beser dapat terjadi karena beberapa faktor, salah satunya makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Lalu, apa saja makanan dan minuman yang bisa memicu beser alias overactive bladder? Ini dia:

1. Alkohol, kafein, dan minuman soda
Ketiga jenis minuman di atas bersifat diuretik yang menarik cairan dari dalam tubuh sehingga meningkatkan produksi urine. Hal ini yang membbuat kandung kemih menjadi cepat penuh dan muncul rasa ingin buang air kecil.

2. Makanan asam
Makanan asam seperti jeruk, tomat, apel, strawberi, nanas, dan lain-lain, dapat meningkatkan risiko iritasi kandung kemih sehingga menyebabkan keinginan seperti ingin buang air kecil terus-menerus.

3. Cokelat
Cokelat bersifat asam dan mengandung kafein, sehingga selain bersifat diuretik, juga meningkatkan risiko iritasi kandung kemih. Makanya, makan cokelat juga dapat menyebabkan seseorang jadi beser.

4. Gula
Makanan yang mengandung gula serta karbohidrat yang tinggi dapat meningkatkan risiko urine menjadi lebih asam. Hal ini dapat mendorong risiko infeksi saluran kemih sehingga muncul rasa ingin buang air kecil lebih sering.

Tidak hanya itu, dr. Ema juga menjelaskan, gula menyediakan nutrisi untuk bakteri yang menyebabkan 75 persen infeksi saluran kemih pada wanita. Terlebih pada orang yang memiliki masalah diabetes melitus, kadar gula darah terlalu tinggi juga akan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil.

5. Pemanis buatan
Pemanis buatan juga bisa menjadi faktor seseorang mengalami infeksi kandung kemih, terutama pada orang yang sensitif. Pada orang yang sudah memiliki infeksi kandung kemih, pemanis buatan bisa membuat infeksi semakin buruk. Beberapa pemanis buatan di antaranya aspartam, maltodectrin, dan lain-lain.

6. Makanan pedas
Makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat mengiritasi lapisan kandung kemih. Hal ini yang memunculkan rasa nyeri pada kandung kemih seseorang. Oleh karena itu, ketika seseorang mengalami rasa ingin buang air kecil disertai nyeri terus-menerus, disarankan untuk berhenti konsumsi makanan pedas sejenak. Usahakan tunggu hingga gejala yang muncul berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bule Bermotor di Bali Ini Panen Hujatan Karena Buang Air Kecil Saat Lampu Merah

Bule Bermotor di Bali Ini Panen Hujatan Karena Buang Air Kecil Saat Lampu Merah

Bali | Selasa, 26 Juli 2022 | 16:17 WIB

9 Gejala Infeksi Saluran Kemih, Mulai dari Rasa Nyeri hingga Demam

9 Gejala Infeksi Saluran Kemih, Mulai dari Rasa Nyeri hingga Demam

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 07:34 WIB

Jangan Basuh Organ Intim Pakai Tisu Basah, Ini Lho Risikonya!

Jangan Basuh Organ Intim Pakai Tisu Basah, Ini Lho Risikonya!

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB