Hati-Hati, Minum Teh Herbal Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB
Hati-Hati, Minum Teh Herbal Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan
Ilustrasi teh herbal (Pixabay.com/ Larisa-K)

Suara.com - Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Tetapi, penyakit ini seharusnya bisa dicegah dengan menghindari beberapa pemicunya.

Sejauh ini, banyak orang memahami makan terlalu banyak daging merah dan daging olahan bisa memicu kanker. Tapi, ada satu pemicu kanker yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Salah satu faktor pemicu kanker adalah minuman teh herbal yerba mate yang biasanya dikonsumsi untuk membantu menurunkan berat badan.

Yerba mate tidak akan menimbulkan risiko bagi orang dewasa sehat yang mengonsumsinya sesekali.

Tapi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum teh herbal yerba mate dalam jumlah besar dalam waktu lama mungkin berisiko lebih tinggi terkena beberapa jenis kanker, seperti kanker mulut, tenggorokan, dan paru-paru.

Menurut badan kesehatan, minum yerba mate yang sangat panas berkaitan dengan risiko kanker yang lebih tinggi daripada minum yerba mate pada suhu yang lebih dingin.

Ilustrasi kanker (pixabay)
Ilustrasi kanker (pixabay)

Sebuah ulasan yang diterbitkan di BMJ mengutip penelitian yang menemukan bahwa minum teh herbal ini dalam kondisi panas berkaitan dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Association for Cancer Research, didasarkan pada dua studi kasus: studi Uruguay 1988 hingga 2005 dan studi multinasional 1986 hingga 1992 di Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay, termasuk 1.400 kasus dan 3.229 kontrol.

Para peneliti menemukan intensitas minum yerba mate tidak mempengaruhi risiko kanker. Namun, minum teh herbal yerba mate dalam suhu yang lebih tinggi memang memicu kanker tersebut.

"Temuan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsekuensi minum teh herbal yerba mate dalam suhu yang sangat panas," kata para peneliti dikutip dari Express.

Menurut Mayo Clinic, teh herbal yerba mate bisa memicu kanker karena mengandung hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), yang diketahui menyebabkan kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Gejala Aneh, Ternyata Balita Ini Idap Kanker Darah

Alami Gejala Aneh, Ternyata Balita Ini Idap Kanker Darah

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:56 WIB

Studi Baru: Lelaki Lebih Tinggi Risikonya Kena Kanker Dibanding Perempuan, Kenapa?

Studi Baru: Lelaki Lebih Tinggi Risikonya Kena Kanker Dibanding Perempuan, Kenapa?

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Waduh, Bahan Kimia di Balik Produk Ini Disebut Picu Risiko Kanker Berbahaya

Waduh, Bahan Kimia di Balik Produk Ini Disebut Picu Risiko Kanker Berbahaya

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB