Wanita yang Diet Vegetarian Berisiko Alami Patah Tulang Pinggul, Kok Bisa?

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 14:28 WIB
Wanita yang Diet Vegetarian Berisiko Alami Patah Tulang Pinggul, Kok Bisa?
Ilustrasi vegetarian, salad sayur (Pixabay/Sponchia)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan wanita yang menjalani diet vegetarian 33 persen lebih berisiko tinggi mengalami patah tulang, dibandingkan mereka yang makan daging setidaknya 5 kali seminggu.

James Webster, dari Universitas Leeds, mengatakan diet vegetarian bisa sangat bervariasi dari orang ke orang dan bisa sehat atau tidak sehat, sama seperti diet yang juga menambahkan produk hewani.

Tapi, dia mengkhawatirkan mereka yang tidak makan daging sering kali memiliki asupan nutrisi yang lebih rendah berkaitan dengan kesehatan tulang dan otot.

"Jenis nutrisi ini umumnya lebih berlimpah dalam daging dan produk hewani lainnya, daripada sayuran, seperti protein, kalsium dan mikronutrien lainnya," kata James dikutip dari Express.

Asupan nutrisi itu yang rendah bisa menyebabkan kepadatan mineral tulang dan massa otot yang lebih rendah, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap risiko patah tulang pinggul.

Ilustrasi penderita patah tulang. (Shutterstock)
Ilustrasi penderita patah tulang. (Shutterstock)

Hal ini sangat penting untuk penelitian lebih lanjut guna memahami faktor-faktor yang mendorong peningkatan risiko patah tulang pada vegetarian.

Sebuah studi YouGov melmperkirakan populasi vegetarian meningkat sekitar 5 sampai 7 persen. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan pola makan nabati dan susu dapat mengurangi kemungkinan kondisi termasuk diabetes, penyakit jantung dan kanker, terhadap diet karnivora.

Ada juga saran kesehatan yang berkembang untuk mengurangi asupan daging guna menurunkan emisi karbon dan perubahan iklim. Hal itu membuat banyak orang menjadi vegetarian.

Tim peneliti Leeds, yang mempublikasikan hasilnya dalam jurnal BMC Medicine, mempelajari tingkat patah tulang pinggul pada orang yang mengonsumsi daging sesekali, pescatarian atau mereka yang makan ikan (bukan daging) dan vegetarian.

Baca Juga: Benarkah Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Permukaan? Ini Faktanya

Mereka membandingkannya dengan karnivora biasa dan orang yang makan daging setidaknya 5 kali seminggu. Penelitian itu menemukan 822 patah tulang pinggul di antara 26.318 wanita, yang artinya jumlahnya lebih dari 32 persen.

Setelah memperhitungkan faktor-faktor seperti merokok dan usia, vegetarian adalah satu-satunya kelompok diet dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi.

Rata-rata indeks massa tubuh (BMI) di antara kelompok itu juga sedikit lebih rendah daripada pemakan daging biasa. Penelitian sebelumnya telah menghubungkan BMI rendah dengan risiko tinggi patah tulang pinggul.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah mungkin ada hasil yang sama pada pria, setelah mengidentifikasi faktior lain seperti mengeksplorasi peran berat badan," kata Dr Darren Greenwod.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI