Viral Mahasiswa Ngaku Dirinya Non Biner, Apa Bedanya dengan Transgender dan Interseks?

Selasa, 23 Agustus 2022 | 19:20 WIB
Viral Mahasiswa Ngaku Dirinya Non Biner, Apa Bedanya dengan Transgender dan Interseks?
Tangkapan layar mahasiswa Unhas yang dikeluarkan dari ruangan karena mengaku non biner [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Baru-baru ini, heboh seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar, mengaku sebagai non biner.

Dalam video viral yang beredar di media sosial, mahasiswa itu mengaku tidak mengidentifikasi dirinya sebagai laki-laki maupun perempuan. Mahasiswa yang diketahui bernama NA itu menjawab statusnya adalah non binary (non biner).

Non biner adalah istilah identitas gender yang tidak merujuk secara spesifik pada salah satu gender, seperti perempuan atau laki-laki.

Non biner bisa berada di antara atau di luar kedua gender tersebut. Dalam hal ini, identitas gender merujuk pada persepsi internal seseorang.

Tapi, Anda harus tahu bahwa identitas gender ini tidak sama dengan jenis kelamin yang ditentukan dari kondisi biologis.

Ilustrasi Non-Biner (Unplash)
Ilustrasi Non-Biner (Unplash)

Dilansir dari Hello Sehat, identitas gender adalah cara pandang seseorang terhadap dirinya atau caranya menilai jati dirinya.

Gender adalah istilah yang terbentuk dari budaya dan lingkungan sosial, bukan jenis kelamin seperti laki-laki karena memiliki penis atau perempuan karena memiliki vagina.

Kelompok non biner ini tidak menggambarkan dirinya secara khsusu berdasarkan jenis kelamin pria atau wanita. Mereka juga berbeda dengan transgender dan interseks.

Transgender adalah kelompok orang yang mengakui jenis kelamin diri mereka berlawanan dari anatomi seksualnya sejak lahir.

Baca Juga: Monyet-monyet di Ubud Bali Masturbasi Pakai Batu, Digosok-gosok ke Alat Kelamin Kayak Mainan Seks

Maksudnya, seorang transgender bisa merasa identitas gendernya seorang wanita, sedangkan orang lain memandangnya sebagai pria karena memiliki penis.

Karena itu, muncul tekanan batin dalam dirinya karena merasa berada di tubuh yang salah sehingga tidak nyaman. Kondisi inilah yang dikenal sebagai disforia gender.

Seorang disforia gender akan dinyatakan sebagai transgender bila sudah melakukan operasi ganti kelamin dan terapi hormon.

Sementara itu, interseks adalah kondisi ketika seseorang lahir dengan dua alat kelamin sehingga sulit dikategorikan sebagai pria atau wanita.

Sedangkan, orang yang mengakui dirinya non biner itu hanya memiliki satu jenis kelamin secara anatomi, tetapi mereka tidak mengakuinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI