3 Efek Makan Nasi Putih bagi Tubuh yang Tak Terduga, Ada yang Baik dan Buruk

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 29 Agustus 2022 | 09:54 WIB
3 Efek Makan Nasi Putih bagi Tubuh yang Tak Terduga, Ada yang Baik dan Buruk
Nasi putih. [Shutterstock]

Suara.com - Nasi putih tentu tak asing bagi masyarakat Indonesia maupun Asia. Makanan pokok satu ini menjadi sumber karbohidrat paling umum dibanding jenis nasi lainnya.

Sayangnya, nasi putih kerap mendapat reputasi buruk lantaran cara pengolahannya. Nasi putih ini berasal dari beras putih, yang telah digiling untuk menghilangkan kulit luar dan lapisan dedak. Pengelupasan dedak ini membuat beras putih kehilangan banyak nutrisinya.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus sepenuhnya menghindari nasi putih. Berikut ini 3 efek makan nasi putih yang tak terduga, dirangkum dari Eat This.

1. Menambah energi

"Nasi putih adalah sumber karbohidrat, yang merupakan sumber utama bahan bakar untuk tubuh Anda," kata ajli gizi Lauren Manaker.

"Ditambah lagi, banyak jenis nasi putih, setidaknya di AS, yang diperkaya dengan vitamin B yang dapat membantu mendukung tingkat energi juga," katanya.

Ilustrasi Semangkuk Nasi Putih (pixabay)
Ilustrasi Semangkuk Nasi Putih (pixabay)

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, semua vitamin B kecuali folat, terlibat dalam setidaknya satu langkah (jika tidak lebih) dari sistem produksi energi di dalam sel. Dengan itu, penting untuk mendapatkan dosis setiap vitamin B untuk mendapatkan energi. Dan, terlalu sedikit akan membatasi produksi energi tubuh, yang berpotensi berdampak negatif pada metabolisme dan kesehatan umum/

2. Tulang yang lebih kuat

Ternyata mengonsumsi nasi putih dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan tulang .

Baca Juga: Sedang Diet? Coba Cicip Nasi Goreng Beras Merah

"Kita semua tahu bahwa kalsium dan vitamin D adalah nutrisi penting untuk kesehatan tulang," kata Manaker. "Tapi satu nutrisi pahlawan kesehatan tulang tanpa tanda jasa, mangan, ditemukan dalam nasi putih."

3. Kemungkin lebih rentan terkena sindrom metabolik

"Sementara lebih banyak data diperlukan, beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara konsumsi nasi putih dan risiko sindrom metabolik," kata Manaker.

Menurut Mayo Clinic, sindrom metabolik adalah sekelompok kondisi yang terjadi bersamaan, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Kondisi tersebut termasuk gula darah tinggi , kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, peningkatan tekanan darah, dan kadar kolesterol atau trigliserida yang tidak normal.

Satu studi yang diterbitkan dalam jurnal Heart Asia menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi nasi putih paling banyak dikaitkan dengan risiko sindrom metabolik 30% lebih tinggi. Meski tidak parah, itu masih cukup signifikan. Jadi, jika Anda berisiko mengalami salah satu dari kondisi ini, pertimbangkan untuk mengganti nasi putih dengan yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI