Bukan Mitos, Tekanan Darah Tinggi yang Tidak Terkontrol Benar-benar Bisa Sebabkan Stroke

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 06:15 WIB
Bukan Mitos, Tekanan Darah Tinggi yang Tidak Terkontrol Benar-benar Bisa Sebabkan Stroke
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Pakar kesehatan mengingatkan bahwa penyakit tekanan darah tinggi alias hipertensi yang tidak terkontrol bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti serangan stroke.

Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Saraf RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dr. Eka Harmeiwaty, Sp.S., hal ini terjadi akibat gumpalan darah di otak yang mengeras, sehingga aliran darah menuju otak terhambat. Stroke yang terjadi bisa skala ringan atau Transient Ischaemic Attack (TIA) sampai stroke berat yang bisa menyebabkan kecacatan menetap maupun mengancam jiwa.

“Hipertensi merupakan faktor risiko utama kejadian stroke. Setiap kenaikan tekanan darah sistolik 2 mmHg akan meningkatkan risiko Stroke 10 persen pada orang dewasa. Hipertensi sendiri ditemukan pada 64-70 persen kasus Stroke," terang dokter Eka dalam sebuah webinar baru-baru ini.

ilustrasi stroke. (Shutterstock(
ilustrasi stroke. (Shutterstock)

Orang yang sudah memiliki riwayat hipertensi disarankan untuk mampu mengenali dan mengendalikan tekanan darah sendiri di rumah agar tidak terjadi penyakit berbahaya lainnya, seperti stroke ataupun serangan jantung. Salah satu bentuk kontrol tekanan darah dengan rajin mengukur tekanan darah sendiri dengan home blood pressure monitoring (HBPM).

Dokter Eka juga mengingatkan bahwa pasien hipertensi harus terus patuh menjalani pengobatan dan pengukuran tekanan darah secara benar dan berkala. Terlebih apabila sudah mengalami stroke, tekanan darah harus sangat dikendalikan agar penyakit tidak semakin parah dan berakibat kecacatan menetap atau kematian.

Secara mekanisme, tekanan darah tinggi menyebabkan kerusakan sel dinding pembuluh darah dan mengganggu fungsi dari otot di dinding pembuluh darah nadi atau arteri. Kondisi itu dapat membuat arteri menjadi kaku dan tersumbat.

Bila arteri yang tersumbat ada di bagian kepala, hal tersebut yang akan membuat otak tidak mendapatkan aliran darah dan oksigen yang cukup. Lambat laun, semakin banyak sel atau jaringan otak yang mulai mati.

"Hal itu yang membuat seseorang jadi berisiko terkena stroke," kata dokter Eka.

Kerusakan endotel dan lapisan otot pembuluh darah arteri karena hipertensi juga dapat menyebabkan penipisan dinding pembuluh darah arteri di otak. Sehingga dapat mengakibatkan arteri jadi mudah pecah dan menyebabkan perdarahan di otak.

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia, (WHO) pada 2021 terdapat 1,4 milyar orang di dunia hidup dengan hipertensi. Dari jumlah tersebut hanya 14 persen orang yang memiliki tekanan darah terkontrol.

Sedangkan di Indonesia sendiri, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018 tercatat bahwa prevalensi hipertensi sebanyak 34,31 persen. Tetapi hanya 8,8 persen yang terdiagnosis, 13 persen lainnya tidak minum obat, serta 32,3 persen yang minum obat namun tidak teratur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Hipertensi Picu Gagal Ginjal Kronis, Cacar Monyet  Disebut 100 Kali Lebih Menyakitkan Dibandingkan Covid-19

Hits Health: Hipertensi Picu Gagal Ginjal Kronis, Cacar Monyet Disebut 100 Kali Lebih Menyakitkan Dibandingkan Covid-19

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 20:59 WIB

Benarkah Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal Kronis? Ini Penjelasannya

Benarkah Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal Kronis? Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:45 WIB

Sering Tidur Siang Berisiko Sakit Stroke dan Hipertensi, Kok Bisa?

Sering Tidur Siang Berisiko Sakit Stroke dan Hipertensi, Kok Bisa?

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 15:53 WIB

Tidur Siang Justru Tingkatkan Risiko Stroke dan Hipertensi, Kok Bisa?

Tidur Siang Justru Tingkatkan Risiko Stroke dan Hipertensi, Kok Bisa?

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 13:52 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB