Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia: Anak Muda Usia Ini Masih Jadi yang Terbanyak Lakukan Bunuh DIri!

Sabtu, 10 September 2022 | 15:10 WIB
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia: Anak Muda Usia Ini Masih Jadi yang Terbanyak Lakukan Bunuh DIri!
Ilustrasi hari pencegahan bunuh diri sedunia. [Shutterstock/Filipe Frazao]

Suara.com - Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia setiap 10 September, masih menemukan anak muda jadi usia terbanyak yang melakukan bunuh diri di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menemukan usia muda antara 15 hingga 29 tahun, jadi kategori umur tertinggi yang melakukan bunuh diri.

Bunuh diri juga lebih banyak dilakukan lelaki dibanding perempuan. Jumlahnya 12,6 persen dari 100.000 lelaki bunuh diri, dan 5,4 persen 100.000 perempuan bunuh diri.

Ilustrasi hari pencegahan bunuh diri sedunia. (Shutterstock)
Ilustrasi hari pencegahan bunuh diri sedunia. (Shutterstock)

Yayasan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri, Emotional Health for All Foundation (EHFA) menemukan, 77 persen dari kasus bunuh diri terjadi pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Mirisnya, EHFA juga mendapati lebih dari 300% kasus bunuh diri di Indonesia tidak dilaporkan dan tidak tercatat. Padahal kasus harus tercatat di setiap negara dan daerah, untuk mengetahui risiko dan mencari penanganan yang tepat dari pemerintah.

"Atau angka (kasus bunuh diri di Indonesia) sesungguhnya bisa minimal 4 kali lipat dari yang dilaporkan, dan hal ini merupakan persentase tertinggi dari jumlah kejadian yang dilaporkan secara nasional di dunia,” ungkap Ketua EHFA, Dr. Sandersan Onie, melalui keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (10/9/2022).

Lebih lanjut Dr. Sandersan menjelaskan, tingkat laporan yang tidak tercatat karena beragam alasan, termasuk perbedaan standar dan sistem pencatatan bunuh diri di rumah sakit.

Sementara banyak keluarga masih menyembunyikan kejadian bunuh diri akibat rasa malu dan stigma masyarakat.

Di Indonesia provinsi dengan kejadian bunuh diri tertinggi terjadi di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Maluku Utara dan Kepulauan Riau.

Baca Juga: Wanita Ini Kaget saat Lihat Tubuh Sang Ayah Tergantung di Pintu

Sedangkan provinsi dengan tingkat upaya atau potensi bunuh diri tertinggi ditemukan di Sulawesi Barat, Gorontalo, Bengkulu, Sulawesi Utara dan Kepulauan Riau.

“Untuk setiap kematian akibat bunuh diri, kemungkinan terdapat 8 hingga 24 kali upaya percobaan bunuh diri, dengan penyebab tertinggi diakibatkan oleh tekanan psikologis, penyakit kronis dan masalah keuangan,” jelas Dr. Sandersan.

Penelitian juga mendapati kelompok-kelompok independen yang berperan upaya pencegahan bunuh diri, hasilnya tidak maksimal, tidak terkoordinasi dan seringkali tidak didasarkan pada penelitian kontekstual yang baik.

Temuan ini didapatkan EHFA melalui penelitian komprehensif terbesar terhadap kasus bunuh diri di Indonesia, dengan cara wawancara mendalam lebih dari 100 jam.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI