Dokter Ungkap Biang Kerok yang Bikin Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Meningkat, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:25 WIB
Dokter Ungkap Biang Kerok yang Bikin Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Meningkat, Apa Itu?
Ilustrasi Anak Sakit (Pixabay)

Suara.com - Kasus gagal ginjal akut pada anak sampai saat ini masih menjadi perhatian di dunia medis. Pasalnya kondisi ini cukup membahayakan bagi kondisi kesehatan anak-anak.

Pada Jumat (14/10/2022) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan adanya peningkatan kasus gangguan ginjal akut atipikal atau gangguan ginjal akut misterius yang terjadi pada anak sebanyak 152 kasus.

Meski belum diketahui penyebabnya, menurut Dokter spesialis anak dr. S T Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A., penggunaan obat-obatan yang berlebihan pada anak dapat menjadi faktor penyebab gagal ginjal akut.

Penggunaan obat yang berlebihan dikatakan akan merusak fungsi ginjal. Dokter Andreas mengatakan, fungsi ginjal anak-anak lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Oleh sebab itu, ketika bahan kimia masuk berlebihan, ginjal akan bekerja lebih berat dan menyebabkan kerusakan.

Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

“Pemakaian obat-obatan tidak boleh sembarangan. Nanti ujung-ujungnya tadi ginjal berfungsi lebih berat. Pemakaian obatnya yang kita enggak tahu untuk apa terus jangka panjang akhirnya ginjal berfungsi lebih berat terus kayak mesin ya jadinya rusak,” ucap Dokter Andreas saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Dokter Andreas juga tidak menyarankan para orang tua memberikan obat kepada anak-anak tanpa adanya resep dari ahli. Padahal bisa saja obat yang dikonsumsi tersebut secara berulang justru berdampak buruk bagi ginjal anaknya.

“Pemakaian obat-obatan tidak terkontrol juga sih, kadang ibu-ibu beli tanpa ada resep dokter, cari sendiri yang kita enggak tau bermanfaat atau tidak untuk anak,” sambung Dokter Andreas.

Tidak hanya obat pemberian vitamin juga menjadi faktor yang bisa menyebabkan gagal ginjal pada anak. Dokter Andreas mengatakan, yang dibutuhkan anak pada dasarnya hanya vitamin D. Sementara itu, untuk vitamin lainnya berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Oleh sebab itu, jika anak mengonsumsi vitamin lain yang bukan berasal dari makanan, itu akan membuat ginjalnya juga bekerja lebih keras dan dapat menyebabkan kerusakan.

“Vitamin itu tidak diperlukan oleh anak-anak kecuali vitamin D dan zat besi. Karena vitamin lai bisa didapatkan dari makanan dengan cara aturan makanannya dipenuhi dengan seimbang,” jelas Dokter Andreas.

Jika makanan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi anak, Dokter Andreas menyarankan, orang tua dapat berkonsultasi terlebih dahulu untuk pemberian vitamin. Hal ini agar dosis yang diberikan tidak berlebihan.

“Kalau makanannya tidak terpenuhi baru dikasih ke dokter, dosisnya juga dihitung dulu jangan beli ke warung terus apotek tapi kita enggak tahu dosisnya tepat atau engga. Jadi tidak dibenarkan vitamin tanpa rekomendasi dokter,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Tak Diketahui, Lima Anak di DIY Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal Akut

Penyebab Tak Diketahui, Lima Anak di DIY Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal Akut

Jogja | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:07 WIB

Ada Penyakit Misterius Serang Anak, Dinkes Subang Siapkan Langkah Ini

Ada Penyakit Misterius Serang Anak, Dinkes Subang Siapkan Langkah Ini

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Geger Isu Obat Batuk Mengandung Bahan Berbahaya dan Bikin Ginjal Anak Rusak Resahkan Publik, Ini Kata BPOM

Geger Isu Obat Batuk Mengandung Bahan Berbahaya dan Bikin Ginjal Anak Rusak Resahkan Publik, Ini Kata BPOM

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 13:58 WIB

Terkini

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB