Heboh Infeksi Covid-19 Varian XBB Tidak Terdeteksi Lewat Antigen, Satgas IDI Beberkan Faktanya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 03 November 2022 | 06:10 WIB
Heboh Infeksi Covid-19 Varian XBB Tidak Terdeteksi Lewat Antigen, Satgas IDI Beberkan Faktanya
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Informasi bohong (hoaks) tentang Covid-19 masih sering berseliweran di media sosial, termasuk melalui pesan singkat WhatsApp Grup atau WAG. Salah satu hoaks yang banyak beredar saat ini tentang infeksi Covid-19 varian XBB yang disebut tidak terdeteksi pada tes antigen.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Erlina Burhan, Sp.P(K)., menegaskan bahwa informasi tersebut salah.

"Kalau kita lihat di WA grup itu banyak sekali informasi kurang valid. Di antaranya mengatakan varian XBB tidak terdeteksi saat antigen. Padahal di tempat saya itu, di rumah sakit kami ada kasus yang antigen yang positif, lalu pada saat kita PCR positif dan whole genome sequencing menunjukkan XBB. Jadi ini tidak sepenuhnya benar bahwa varian XBB tidak terdeteksi sangat dilakukan pemeriksaan antigen," paparnya saat konferensi pers virtual, Kamis (3/11/2022).

Ilustrasi virus COVID-19 varian Omicron XBB (Freepik/Freepik)
Ilustrasi virus COVID-19 varian Omicron XBB (Freepik/Freepik)

Dokter Erlina menambahkan bahwa siapa saja masih berisiko terinfeksi Covid-19, termasuk varian XBB yang sudah ada di Indonesia. IDI mencatat kasus infeksi Covid-19 XBB masih berkisar 20-an kasus. Meski begitu, ia mengingatkan kepada masyarakat tetap waspada karena varian tersebut masih turunan Omicron yang penularannya cepat.

"Masyarakat silakan beraktivitas, asalkan tetap memakai protokol kesehatan. Dan apabila bergejala, ada batuk, pilek, tidak enak badan, segera periksa. Dan kalau positif juga orang lain agar jangan sampai tertular," pesan dokter Erlina.

Ia menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia meningkat dalam sepekan terakhir. Rata-rata kasus melonjak dua kali lipat dibandingkan dua minggu lalu. Begitu pula dengan data angka kematian pada pasien Covid-19. 

"Ini sesuatu hal yang harus kita waspadai dan tentu saja kita perlu mengetahui kenapa kematian meningkat,"  ujarnya.

Terkait kenaikan kasus positif Covid-19 dalam sepekan terakhir, menurut dokter Erlina, belum bisa dipastikan apakah karena paparan varian virus XBB. Melainkan karena aktivitas maayarakat di luar rumah yang mulai kembali normal. 

Hingga saat ini, infeksi Covid-19 di Indonesia tercatat masih didominasi karena varian Omicron BA.5.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 3 November: Positif 1.823, Sembuh 1.121, dan Meninggal 3 Orang

Update COVID-19 Jakarta 3 November: Positif 1.823, Sembuh 1.121, dan Meninggal 3 Orang

Jakarta | Kamis, 03 November 2022 | 22:11 WIB

Sempat Terhenti, Sentra Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Kembali Buka

Sempat Terhenti, Sentra Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Kembali Buka

Bogor | Kamis, 03 November 2022 | 20:12 WIB

Tujuh Daerah di Kaltim Zona Merah, 180 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Tujuh Daerah di Kaltim Zona Merah, 180 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Kaltim | Kamis, 03 November 2022 | 20:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×