Amy Qanita Keguguran 3 Kali Saat Menyusui Raffi Ahmad, Bukti Busui Tetap Bisa Hamil? Ini Faktanya!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Amy Qanita Keguguran 3 Kali Saat Menyusui Raffi Ahmad, Bukti Busui Tetap Bisa Hamil? Ini Faktanya!
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bersama Amy Qanita. [Instagram]

Mama Amy ternyata nyaris punya 6 orang anak, tapi keguguran 3 kali saat menyusui anak pertamanya Raffi Ahmad. Bukankah ibu menyusui tidak bisa hamil? Rupanya ini tidak benar.

Suara.com - Amy Qanita alias Mama Amy ternyata nyaris punya 6 orang anak, tapi keguguran 3 kali saat menyusui anak pertamanya Raffi Ahmad. Sehingga seharusnya suami Nagita Slavina itu punya 3 adik lagi selain Nisya Ahmad dan Syahnaz Sadiqah.

Kondisi Mama Amy hamil saat menyusui Raffi Ahmad memicu pertanyaan, bukankah ibu menyusui tidak bisa hamil? Rupanya pendapat ini tidak benar dan sudah terbantahkan.

Fakta ini diungkap langsung Mama Amy saat berbincang dengan Raffi Ahmad di kanal YouTube NOICE Raffi Everywhere, dikutip suara.com Selasa (6/11/2022). Raffi menanyakan fakta soal sang ibu keguguran 3 kali berturut-turut.

"Katanya dulu pernah keguguran, betul nggak sih?," tanya Raffi.

Baca Juga: Jhon LBF Bantu Tiko dan Ibu Eny, Berikut Sosok Dibalik Kekayaannya..

"Iya keguguran, dari Raffi tuh ke adiknya masa keguguran 3 kali. Beneran. Raffi 3 bulan nyusuin. Katanya nyusuin 3 bulan nggak akan hamil, mamah mah hamil baru 3 bulan terus keguguran," jawab Mama Amy.

Tak main-main keguguran ini tidak hanya terjadi sekali, 5 bulan setelah kelahiran Raffi, ia juga keguguran, selanjutnya kembali hamil lagi dan lagi-lagi keguguran.

"Yang ketiga kali dokternya sampai geleng-geleng," ungkap Mama Amy.

Raffi Ahmad, Amy Qanita, Nagita Slavina. [Instagram/amy_r_qanita]
Raffi Ahmad, Amy Qanita, Nagita Slavina. [Instagram/amy_r_qanita]

Sementara itu mengutip What to Expect, banyak anggapan bahwa menyusui dipandang sebagai alat kontrasepsi alami, tapi perempuan ternyata tetap bisa hamil saat sedang menyusui buah hati.

Ini karena perempuan bisa saja berovulasi dan hamil sebelum mendapatkan menstruasi pertama setelah melahirkan. Ini terjadi karena pengaruh hormon oksitosin dan prolaktin, hormon yang bertugas memproduksi ASI.

Baca Juga: CEK FAKTA: Boyong Anak, Nagita Slavina Pilih Pisah karena Raffi Ahmad Selingkuh, Benarkah?

Tapi sayangnya saat hormon pembuatan ASI meningkat, hasilnya malah menekan otak untuk membuat hormon utama yang merangsang ovarium atau rahim untuk menumbuhkan sel telur setiap bulannya.

Namun secara umum saat ibu memberikan ASI eksklusif yang rutin, kemungkinan ini sangat kecil, bahkan sampai anak mulai menyapih atau tidak minum susu langsung dari payudara ibu.

Hal yang perlu diingat, efek protektif atau kontrasepsi alami menyusui akan semakin menurun fungsinya semakin lama jarak kelahiran anak.