Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:37 WIB
Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Tuberkulosis atau yang sering disingkat TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut diketahui sebagai penyebab TBC oleh Dr. Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882. Sehingga tanggal 24 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terkait penyakit TBC.

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2021, TBC diderita oleh sekitar 10.6 juta orang dan 1.6 juta orang di antaranya mengalami kematian. Hal tersebut menjadikan TBC menjadi penyakit infeksius paling mematikan setelah COVID-19 dan di atas HIV. Di Indonesia sendiri, kasus TBC pada tahun 2021 mencapai sekitar 969 ribu kasus.

Dikutip dari ACR CARE, TBC merupakan penyakit yang dapat menyerang semua organ tubuh, namun secara umum menyerang paru-paru. Diperkirakan sekitar seperempat populasi global terinfeksi bakteri penyebab TBC, namun sebagian besar tidak menunjukkan gejala (tuberkulosis laten). Sekitar 5-10 persen dari kelompok orang yang terinfeksi tersebut berpotensi menunjukkan gejala TBC (tuberkulosis aktif), umumnya orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala umum yang dialami oleh penderita TBC yaitu batuk (kadang disertai darah) dalam jangka waktu yang lama (batuk kronis lebih dari 14 hari). Selain itu juga disertai demam, berkeringat pada malam hari, dan kehilangan nafsu makan yang berakibat pada penurunan berat badan.

Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Penularan TBC dapat terjadi melalui droplet (percikan pernapasan). Ketika seseorang dengan TBC batuk, bersin, atau meludah, mereka mengeluarkan bakteri penyebab TBC ke udara yang kemudian dapat terhirup dan menginfeksi orang lain. Untuk itu diperlukan serangkaian upaya untuk mencegah penularan TBC.

Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan kampanye TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh) sebagai salah satu pendekatan untuk menemukan, mendiagnosis, dan mengobati pasien TBC. Pengobatan TBC harus dilakukan dengan segera dan sesuai dengan arahan dokter. Menunda pengobatan serta ketidakpatuhan dalam konsumsi obat dapat memperlambat proses penyembuhan.

Pencegahan TBC juga harus dilakukan oleh setiap orang dengan memperhatikan asupan nutrisi dan menghindari kebiasaan hidup tidak sehat. Orang dengan kondisi malnutrisi tiga kali lebih berisiko menderita TBC. Sementara itu sebanyak 1.43 juta kasus baru TBC pada tahun 2021 merupakan kelompok orang dengan kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Orang dengan sistem imun tubuh yang lemah seperti penderita diabetes dan HIV/AIDS juga dapat lebih berisiko mengalami gejala TBC. Tanpa pengobatan yang tepat, sebanyak 45 persen penderita TBC-non HIV dan hampir semua penderita TBC dengan HIV mengalami kematian.

Lakukan pengendalian penyakit bawaan untuk mengurangi risiko terkena TBC. Segera lakukan pengobatan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala TBC untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:45 WIB

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 08:43 WIB

Berbanding Terbalik, Indra Bekti Dulu Rawat Aldila Jelita Pas Sakit TBC

Berbanding Terbalik, Indra Bekti Dulu Rawat Aldila Jelita Pas Sakit TBC

| Kamis, 02 Maret 2023 | 21:15 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB