Indonesia Dihantam Suhu Panas, Kenali Tanda Heat Stroke dan Cara Mengatasinya

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 25 April 2023 | 14:43 WIB
Indonesia Dihantam Suhu Panas, Kenali Tanda Heat Stroke dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi gambar heat stroke. (freepik)

Suara.com - Indonesia tengah dihantam kenaikan suhu sehingga membuat udara terasa panas. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa telah terjadi dinamika atmosfer yang tidak biasa sehingga memicu gelombang suhu panas di wilayah Asia.

Instagram BMKG menunjukkan beberapa wilayah Indonesia akan mengalami indeks UV tinggi. Indeks UV adalah angka tanpa satuan yang berfungsi untuk mengukur tingkat paparan radiasi ultraviolet, di mana ini mempengaruhi kesehatan manusia.

Berkaitan dengan hal tersebut, muncul kemungkinan masyarakat mengalami heat stroke. Berikut ini penjelasan untuk memahami tanda-tanda heat stroke.

Tanda-tanda heat stroke

Seseorang yang mengalami heat stroke umumnya akan mengalami beberapa gejala. Berikut ini gejala-gejala orang yang terkena heat stroke:

  1. Pusing
  2.  Kulit memerah
  3. Kulit mengering
  4. Sakit kepala
  5. Peningkatan suhu tubuh
  6. Mual
  7. Muntah
  8. Kelelahan
  9. Kelemahan otot
  10. Kram
  11. Jantung berdebar kencang
  12. Linglung
  13. Gelisah
  14. Cepat marah
  15. Kejang
  16. Pingsan
  17. Peningkatan suhu tubuh hingga 40 derajat celcius

Cara mengatasi heat stroke

Apabila tanda-tanda atau gejala-gejala di atas terjadi, maka seseorang tersebut harus segera memperoleh pertolongan pertama. Berikut ini beberapa tindakan sebagai cara mengatasi heat stroke:

1. Pindahkan ke tempat yang lebih dingin

Bawa seseorang yang mengalami gejala heat stroke itu ke tempat yang lebih sejuk. Contohnya seperti di dalam rumah, bawah pepohonan dan lain sebagainya. Jika memungkinkan, ganti pakaian yang dikenakan dan hindari matahari.

2. Kompres tubuh

Cara mengatasi gejala heat stroke berikutnya adalah mengompres tubuh agar suhu tubuh menurun. Kompres dengan es batu di bagian leher, ketiak, selangkangan karena merupakan titik panas dan harus segera diturunkan suhunya.

Jika heat stroke terjadi kepada lansia, anak atau pasien dengan penyakit kronis, maka jangan kompres dengan es. Cukup bawa ke tempat yang lebih sejuk dan dingin.

3. Berikan air minum yang banyak

Jika penderita heat stroke dalam keadaan sadar, maka berikan air putih yang banyak. Saat heat stroke terjadi, maka cairan tubuh akan berkurang dan jika dibiarkan akan terjadi dehidrasi.

Hindari memberikan minuman yang terlalu dingin, berkafein dan beralkohol karena justru akan memperburuk keadaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Panas Terjadi di Gunungsitoli Nias Seminggu Terakhir, BMKG Jawab Penyebab Utama

Suhu Panas Terjadi di Gunungsitoli Nias Seminggu Terakhir, BMKG Jawab Penyebab Utama

| Senin, 24 April 2023 | 17:01 WIB

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Sulsel | Senin, 24 April 2023 | 16:24 WIB

BMKG Beberkan 5 Penyebab Suhu Panas Selama Sepekan Terakhir

BMKG Beberkan 5 Penyebab Suhu Panas Selama Sepekan Terakhir

| Minggu, 23 April 2023 | 15:07 WIB

Laporan Terakhir 20 Ribu Kasus Kematian Gara-gara Gelombang Panas di Eropa

Laporan Terakhir 20 Ribu Kasus Kematian Gara-gara Gelombang Panas di Eropa

Jatim | Jum'at, 25 November 2022 | 09:37 WIB

Apa Itu Heat Stroke? Ketahui Lebih Dalam agar Terhindar

Apa Itu Heat Stroke? Ketahui Lebih Dalam agar Terhindar

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:44 WIB

Gelombang Panas Dapat Memengaruhi Kesehatan Mental? Begini Penjelasannya

Gelombang Panas Dapat Memengaruhi Kesehatan Mental? Begini Penjelasannya

| Kamis, 08 September 2022 | 13:57 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB