Anak Muda Juga Bisa Alami Gangguan Jantung, Ini Deretan Penyebabnya

Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 16 Mei 2023 | 18:01 WIB
Anak Muda Juga Bisa Alami Gangguan Jantung, Ini Deretan Penyebabnya

Suara.com - Gangguan jantung bukan lagi penyakit yang hanya mengincar orang tua. Kini penyakit tersebut juga mulai menyerang anak muda. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya penyumbatan koroner ringan yang dimulai di usia akhir 20 tahunan.

Menurut Dr Tan Kok Leng dari Pantai Hospital Kuala Lumpur, ada beberapa faktor mengapa gangguan jantung mengintai anak muda. Salah satunya adalah gaya hidup modern yang kurang sehat dan pada akhirnya menyebabkan berbagai macam penyakit.

“Anak muda sering mengonsumsi makanan cepat saji dan merokok atau vaping. Kebiasaan buruk ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dan menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis”, tutur Dr Tan Kok Leng dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Dr Tan Kok Leng selanjutnya menambahkan bahwa gaya hidup yang buruk juga menyebabkan hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Beberapa penyakit inilah yang dapat menjadi faktor utama penyebab penyakit jantung.

“Konsumsi minuman beralkohol menjadi faktor berikutnya mengapa gangguan jantung di kalangan anak muda mulai meningkat. Kebiasaan tersebut mampu menghasilkan kardiomiopati alkoholik, yaitu suatu kondisi di mana alkohol melemahkan otot jantung secara langsung”, ujar Dr Tan Kok Leng.

Ilustrasi mendeteksi penyakit jantung. (Foto oleh Los Muertos Crew dari Pexels)
Ilustrasi mendeteksi penyakit jantung. (Foto oleh Los Muertos Crew dari Pexels)

Rutinitas kaum muda yang betah duduk berlama-lama di depan meja kerja ikut menyumbang risiko penyakit jantung. Akan tetapi, olahraga berat pun sama besar resikonya. Pasalnya, gym berlebihan beban dapat meningkatkan ketebalan otot jantung. 

Banyak anak muda turut mengonsumsi suplemen yang dapat menyebabkan kerusakan jantung serta menyebabkan aritmia. Kaum muda juga biasa mengalami stres akibat tekanan hidup yang tinggi.

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Hal ini didukung juga dengan sebuah penelitian yang menjabarkan bahwa tingginya kadar kortisol akibat stres jangka panjang dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami penyakit kolesterol dan hipertensi.

Penyakit hipertensi sendiri merupakan salah satu penyakit mematikan. Menurut World Health Organization (WHO), hipertensi adalah penyebab utama kematian dini di seluruh dunia.

Dapat disimpulkan bahwa orang berusia muda sekarang cukup berisiko mengalami gangguan jantung dikarenakan faktor gaya hidup dan sisi psikologis. 

Fenomena ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar semakin waspada dengan bahayanya penyakit jantung. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Disarankan bagi masyarakat mulai menyadari betapa pentingnya skrining gangguan jantung sedari dini.

Pantai Hospital Kuala Lumpur (Dok. Istimewa)
Pantai Hospital Kuala Lumpur (Dok. Istimewa)

Dr Tan Kok Leng menjelaskan, orang yang berusia di atas 40 tahun sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk orang berusia pertengahan 30-an yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung.

Screening jantung dari Pantai Hospital dibuat khusus berdasarkan usia, riwayat medis, faktor risiko, riwayat keluarga dan masalah kesehatan Anda. Segenap tim medis profesional sangat berdedikasi untuk membantu Anda memahami seperti apa kondisi tubuh selama proses screening berlangsung. Anda akan menerima laporan detail hasil pemeriksaan dalam waktu 3 - 4 hari kerja.

Pantai Hospital menawarkan berbagai pemeriksaan mulai yang paling dasar sampai canggih. Pengobatan seperti elektrokardiogram, ekokardiogram, tes exercise stress, coronary CT scans dan studi perfusi miokard akan dipilih sesuai dengan kebutuhan individu untuk tujuan diagnostik.

Di samping itu pula, Pantai Hospital Kuala Lumpur menyediakan pengobatan terbaik untuk mengatasi gangguan atau penyakit jantung didukung dengan teknologi medis terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Varian Terlaris, Ini Keunggulan Alvez EX untuk Mobilitas Anak Muda

Jadi Varian Terlaris, Ini Keunggulan Alvez EX untuk Mobilitas Anak Muda

Otomotif | Selasa, 16 Mei 2023 | 09:15 WIB

Anak Muda Bisa Alami Gangguan Jantung, Ini Faktornya

Anak Muda Bisa Alami Gangguan Jantung, Ini Faktornya

| Senin, 15 Mei 2023 | 15:35 WIB

Jarang Dilirik Anak Muda, Usaha Sol Sepatu Keliling Beromzet Rp300 Ribu per Hari

Jarang Dilirik Anak Muda, Usaha Sol Sepatu Keliling Beromzet Rp300 Ribu per Hari

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB