Tidak Bergejala, Ini Cara Deteksi Kanker Ovarium: Salah Satu Kematian Terbesar Perempuan!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 28 Mei 2023 | 09:41 WIB
Tidak Bergejala, Ini Cara Deteksi Kanker Ovarium: Salah Satu Kematian Terbesar Perempuan!
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDpics)

Suara.com - Kanker ovarium jadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, ditambah penyakit ini bisa diturunkan dari orangtua. Pertanyaannya gimana cara deteksi kanker ovarium?

Menurut Dokter Spesialis Ginekologi Onkologi, dr. Toto Imam Soeparmono, SpOG, K.Onk, MH, kanker ovarium serupa dengan kanker payudara, prostat, kolorektal, hingga kanker rahim yang dipengaruhi faktor genetik. 

"Penyakit ini menjadi tantangan terbesar bagi para ahli onkologi ginekologi karena tidak menunjukkan gejala yang spesifik pada stadium awal, melainkan baru menunjukkan gejala pada stadium lanjut di mana sel kanker telah menyebar ke organ lain," ungkap dr. Toto dalam diskusi virtual, Sabtu (28/5/2023).

Kanker ovarium adalah organ kewanitaan yang menghasilkan telur (ovarium). Kanker ovarium sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal. 

Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels
Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels

Inilah sebabnya dr. Toto meingatkan, jika memiliki nenek, ibu atau tante dengan riwayat kanker ovarium harus lebih waspada, dan lebih menjaga kesehatan.

"Penting bagi individu yang memiliki riwayat keluarga, dengan kanker ovarium atau payudara untuk melakukan pemeriksaan genetik," jelas dr. Toto.

Agar lebih mudah, dr. Toto menjelaskan kampanye 10 jari untuk mengenali gejala awal kanker ovarium, sehingga bisa mencegah kematian.

Adapun 6 faktor risiko seseorang terkena kanker ovarium, yakni nmemiliki riwayat kista endometriosis, memiliki riwayat kanker ovarium atau kanker payudara dalam keluarga, mutasi genetik.

Lalu seseorang juga berisiko terkena kanker ovarium akibat gaya hidup yang buruk dan penuaan.

baca juga

"Sementara itu, empat tanda kanker ovarium adalah kembung, nafsu makan berkurang, sering buang air kecil dan nyeri panggul atau perut," jelas dr. Toto.

Di sisi lain, umumnya kanker ovarium tidak disertai gejala pada stadium awal. Hanya 20% dari pasien kanker ovarium yang terdeteksi pada stadium awal, dan 94% di antaranya berhasil mencapai harapan hidup lebih dari lima tahun.

Oleh karena itu pasien yang didiagnosis dengan kanker ovarium harus mendapatkan penanganan segera. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Menkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks HPV, Apa Saja Syaratnya?

4 Fakta Menkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks HPV, Apa Saja Syaratnya?

News | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:50 WIB

Sayap dan Ceker Bisa Picu Kanker Payudara? Mitos atau Fakta?

Sayap dan Ceker Bisa Picu Kanker Payudara? Mitos atau Fakta?

Your Say | Rabu, 24 Mei 2023 | 14:15 WIB

Oral Seks Rupanya Berisiko Sebabkan Kanker Mulut Hingga Penyakit Kelamin, Cara Mencegahnya Gimana?

Oral Seks Rupanya Berisiko Sebabkan Kanker Mulut Hingga Penyakit Kelamin, Cara Mencegahnya Gimana?

Lifestyle | Selasa, 23 Mei 2023 | 20:40 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×