Awas! Jadi Pekerja Kantoran Bikin Risiko Diabetes dan Sakit Jantung Meningkat

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 11 Juni 2023 | 07:15 WIB
Awas! Jadi Pekerja Kantoran Bikin Risiko Diabetes dan Sakit Jantung Meningkat
Ilustrasi pekerja kantoran (freepik/cookie_studio)

Suara.com - Masalah kesehatan mengintai pekerja kantoran yang hanya duduk di depan komputer selama berjam-jam, akibat gaya hidup tidak aktif alias sedentary lifestyle. Beneran bisa bikin sakit jantung dan diabetes?

Menurut Kementerian Kesehatan, gaya hidup sedentary adalah segala jenis aktivitas di luar waktu tidur dengan karakteristik keluaran kalori sangat sedikit.

Berdasarkan durasi waktu, gaya hidup sedentary terdiri dari level rendah yaitu tidak melakukan aktivitas fisik kurang dari 2 jam. Level menengah tidak lakukan aktivitas fisik antara 2 hingga 5 jam, dan level tinggi tidak beraktivitas fisik lebih dari 5 jam.

Mirisnya menurut Senior Manager Medical Underwriter Sequis, dr. Fridolin Seto Pandu mengatakan pekerja kantoran kerap memiliki gaya hidup sedentary level tertinggi, karena bisa duduk 8 hingga 10 jam per hari dengan aktivitas monoton.

Ilustrasi diabetes (Pexels/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi diabetes (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Apalagi saat makan siang, pekerja kantoran tetap berada di ruangan sehingga jarang mengeluarkan banyak tenaga dan kurang berjalan kaki. Ditambah kebiasaan ngemil dan ngopi atau minuman kekinian kerap jadi pelengkap saat bekerja.

“Gunakan sisa waktu makan siang Anda untuk melakukan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki. Lalu pada saat bekerja, hindari posisi duduk yang dapat menyebabkan sakit punggung dan leher. Dalam kondisi ideal saat duduk, usahakan postur tubuh dalam keadaan tegak," ungkap dr. Fridolin melalui keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (10/6/2023).

dr. Fridolin juga menambahkan, posisi kaki juga perlu diperhatikan pekerja kantoran, yaitu biasakan kaki selalu lurus dan menempel di lantai sehingga peredaran darah lebih lancar.

"Lakukan peregangan tubuh sekitar 5 hingga 10 menit di sela-sela waktu kerja. Sangat baik jika setidaknya 3 hingga 4 kali seminggu berolahraga selama 30 hingga 40 menit agar tubuh tetap bugar," jelas dr. Fridolin.

Adapun risiko kesehatan yang mengancam pekerja kantoran karena menerapkan gaya hidup sedentary, di antaranya diabetes, penyakit jantung yang membahayakan tubuh. Inilah sebabnya disarankan lakukan aktivitas fisik dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU).

"Pemeriksaan dini, merupakan langkah preventif karena ada beberapa penyakit kritis dapat dideteksi pada stadium awal. Dengan demikian masih ada kesempatan harapan hidup yang lebih tinggi," tutup dr. Fridolin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jenis Beras yang Aman untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ada Basmati

3 Jenis Beras yang Aman untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ada Basmati

Your Say | Senin, 05 Juni 2023 | 20:50 WIB

Gula Darah Tetap Stabil, Ini 5 Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Gula Darah Tetap Stabil, Ini 5 Buah yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Your Say | Senin, 05 Juni 2023 | 15:43 WIB

Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh: Tanaman Ajaib dengan Khasiat Luar Biasa

Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh: Tanaman Ajaib dengan Khasiat Luar Biasa

| Sabtu, 03 Juni 2023 | 10:02 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB