Kondisi Obesitas Fajri 300 kg Jadi Kasus Langka di Indonesia, Bisa Sembuh?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 14 Juni 2023 | 14:30 WIB
Kondisi Obesitas Fajri 300 kg Jadi Kasus Langka di Indonesia, Bisa Sembuh?
Muhammad Fajri dievakuasi tim Damkar. (Instagram @upt_damkar_ciledug)

Suara.com - Pemuda asal Tangerang Muhammad Fajri yang alami obesitas sampai ratusan kilogram (kg) disebut sebagai kasus langka di Indonesia. Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkirakan kalau berat badan Fajri mencapai 260 kilogram. Tetapi angka itu juga belum pasti karena tidak ada alat pengukur yang bisa digunakan.

Dengan bobot badan seberat itu, Dirut RSCM dr. Lies Dina Liastuti, Sp.JP(K)., menjelaskan kalau metabolisme dan cara kerja organ tubuh Fajri sudah terganggu. 

"Ini adalah satu hal yang sangat tidak biasa, ada orang yang bisa demikian besar. Beban bagi tubuh manusia untuk bisa berikan metabolisme ke seluruh tubuh jadi sangat berat. Jantung jadi bekerja sangat berat, paru-paru bekerja sangat berat, apalagi dia tidak pernah bergerak, kondisi rumah lembab itu menimbulkan masalah paru, kulit juga jadi banyak luka," tutur dokter Lies saat konferensi pers di RSCM Jakarta, Rabu (14/6/2023).

Moch Fajri (27), pria obesitas yang memiliki bobot tubuh 300 kilogram dievakuasi menggunakan forklift dan bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. [Dok. Istimewa]
Moch Fajri (27), pria obesitas yang memiliki bobot tubuh 300 kilogram dievakuasi menggunakan forklift dan bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. [Dok. Istimewa]

Paru-paru Fajri juga alami infeksi. Sehingga sejak dibawa ke RSCM pada 9 Juni lalu, pria 26 tahun itu alami sesak napas. 

"Kita sedang memeriksa ada beberapa yang sudah ada hasilnya, antara lain fungsi jantung, paru, ginjal sampai hati kita harus periksakan. Bagaimana yang lain-lain kita harus pastikan apakah perlu diskusi dengan tim dari penyakit langka," imbuhnya.

Dokter Lies menambahkan kalau kondisi yang dialami Fajri lebih berat dibandingkan pasien obesitas anak Arya yang juga sempat viral beberapa tahun lalu. Ketika itu, Arya juga sempat dirawat di RSCM. 

Akibat tubuh Fajri yang lebih besar, dokter Lies mengaku kalau tim dokter di RSCM masih kesulitan dalam memberikan pengobatan.

"Ini lebih berat karena datang sudah dalam kondisi sesak napas dan komplikasi lebih banyak, membutuhkan lebih banyak peralatan. Kita juga kesulitan untuk menangi karena contohnya, memasukan satu alat ke tubuh yang besar itu gak mudah karena menembus otot tebal, cari pembuluh darah. Kita perlu alat khusus yang harus dibeli sendiri, di luar alat yang biasa kita pakai untuk orang normal," ungkapnya.

Saat ditanya kemungkinan kesembuhan Fajri, dokter Lies belum bisa memberikan kepastian. Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah itu, pengobatan bisa jadi berlangsung lama. Saat ini tim dokter belum fokus untuk menurunkan berat badan Fajri, melainkan lebih dulu menstabilkan kondisinya agar tidak lagi bergantung pada ventilator atau alat penunjang proses pernapasan.

"Melihat kasus ini kayanya agak lama. Kita harus berpikir mengenai kondisi berat saja bagaimana harus lepas dari ventilator. Kita tak mungkin lepas dalam 1-2 hari. Lukanya juga banyak. Saking besarnya gesekan antar anggota tubuh jadi bikin luka, misalnya di paha dan punggung karena dia terus terlentang," ungkapnya.

Setelahnya, baru lah dokter akan memutuskan cara mengurangi berat badan Fajri.

"Kami sedang berpikir untuk penanggulan kegemukan dengan teknologi lebih canggih, apakah dengan operasi lambung atau ususnya. Tapi itu nanti setelah dia stabil, jadi kira-kira lama," kata dokter Lies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSCM Ungkap Kondisi Pasien Obesitas Fajri 300 kg, Tidak Bisa Tidur Telentang Sampai Makan Pakai Selang

RSCM Ungkap Kondisi Pasien Obesitas Fajri 300 kg, Tidak Bisa Tidur Telentang Sampai Makan Pakai Selang

Health | Rabu, 14 Juni 2023 | 14:04 WIB

Berbobot 300 Kg, RSCM Modif Ranjang Pasien hingga Bongkar Pintu Demi Rawat Fajri Pria Obesitas Asal Tangerang

Berbobot 300 Kg, RSCM Modif Ranjang Pasien hingga Bongkar Pintu Demi Rawat Fajri Pria Obesitas Asal Tangerang

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:31 WIB

Pasien Obesitas Asal Tangerang Sempat Bermasalah di jantung dan Paru-paru, Kini Stabil dalam Perawatan Intensif

Pasien Obesitas Asal Tangerang Sempat Bermasalah di jantung dan Paru-paru, Kini Stabil dalam Perawatan Intensif

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:27 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB