Mumpung Masih Gratis, Jubir Covid-19 Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster Kedua

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 22 Juni 2023 | 17:31 WIB
Mumpung Masih Gratis, Jubir Covid-19 Minta Masyarakat Segera Vaksin Booster Kedua
Warga mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat segera lakukan vaksinasi Covid-19, mumpung masih gratis dan ditanggung pemerintah.

Presiden Jokowi resmi mencabut status pandemi Indonesia menjadi endemi, yang nantinya bakal berdampak pada biaya pengobatan Covid-19 dan vaksinasi tidak lagi ditanggung pemerintah.

Inilah sebabnya Prof. Wiku meminta masyarakat segera mengakses vaksin Covid-19 yang tersedia di sentra vaksinasi, hingga booster kedua atau dosis keempat.

"Saya mohon kepada masyarakat untuk dapat melakukan vaksinasi di gerai vaksinasi terdekat, bagi yang belum melakukan vaksin sampai dengan booster ke-2, untuk tetap menjaga imunitas tubuh dan mempertahankan herd immunity di masyarakat," ujar Prof. Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/6/2023).

Warga mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 kedua di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Prof. Wiku juga mengingatkan perubahan status pandemi menjadi endemi di Indonesia, tidak lantas membuat virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19 hilang.

Menurutnya virus masih ada, dan bisa menginfeksi bahkan rentan menginfeksi orang dengan kekebalan tubuh lemah. Tapi saat ini kekebalan kelompok atau herd immunity masyarakat sudah terbentuk, sehingga hanya bergejala ringan.

Tapi tidak menampik kemungkinan, jika imunitas tubuh tidak dijaga maka bisa menyebabkan gejala lebih berat saat terinfeksi di kemudian hari.

"Ke depannya tanggung jawab masyarakat pada masa endemi sangat penting untuk saling menjaga, dan saling melindungi supaya tidak tertular Covid-19," jelas Prof. Wiku.

Sementara itu selain Indonesia, kata Prof. Wiku beberapa negara juga sudah mengakhiri status kedaruratan Covid-19, seperti di Amerika, Inggris, Jerman, Australia, Singapura, Thailand dan Filipina.

baca juga

Meski berstatus endemi, status positif Covid-19 juga masih ditemukan, buktinya sejak Januari hingga Juni 2023 ada sebesar 533 kasus positif Covid-19. Angka ini turun 97 persen dari rata-rata tahun sebelumnya.

"Adanya perbaikan kondisi Covid-19 Indonesia tidak terlepas dari peran vaksin. Jumlah dosis 3 vaksin adalah 38,01% dan angka ini masih tetap penting untuk ditingkatkan. Selain itu sero survei antibodi SARS CoV 2 di bulan Januari 2023 menunjukkan proporsi penduduk yang memiliki kadar imunitas SARS CoV 2 masih tinggi yaitu 99%," tutup Prof. Wiku.

Sebelum status Indonesia jadi endemi, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada 5 Maret 2023 sudah lebih dulu menyatakan status kegawatdaruratan Covid-19 berakhir, setelah berdiskusi dengan Komite Darurat Covid-19 yang menyarankan status PHEIC (Public Health Emergency of International Concern) dicabut.

"I have accepted that advice. With great hope I declare Covid-19 over as a global health emergency. (Saya menerima saran itu. Dengan harapan besar saya menyatakan status Covid-19 sebagai darurat kesehatan global telah berakhir)," ujar Tedros melalui cuitannya di Twitter.

Juru Bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril sebelumnya juga menjelaskan, bahwa persiapan pencabutan status pandemi akan sesuai dengan Strategi Kesiapsiagaan dan Respon Covid-19 2023-2025 yang telah disiapkan oleh WHO sebagai pedoman negara-negara.

Bahkan Syahril juga mengatakan rencana pencabutan status pandemi jadi endemi juga dilakukan setelah Indonesia berkonsultasi dengan WHO.

“Kami telah berkonsultasi dengan Dirjen WHO dan tim WHO baik di Jenewa dan Jakarta untuk Indonesia mempersiapkan transisi pandemi beberapa waktu lalu sebelum pencabutan status PHEIC diumumkan WHO," terang Syahril dalam keterangannya pada 6 Mei 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Vaksin COVID-19 Meluncur, Malahan Terjadi Lonjakan Pengidap HIV/AIDS di Kalangan Militer Amerika Serikat?

CEK FAKTA: Vaksin COVID-19 Meluncur, Malahan Terjadi Lonjakan Pengidap HIV/AIDS di Kalangan Militer Amerika Serikat?

Metro | Rabu, 31 Mei 2023 | 07:40 WIB

Cek Fakta: CEO Moderna Akui Bikin Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi Terjadi

Cek Fakta: CEO Moderna Akui Bikin Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi Terjadi

Health | Rabu, 17 Mei 2023 | 10:38 WIB

Corona Reda, Produsen Vaksin Covid-19 Ini PHK 25 Persen Karyawan

Corona Reda, Produsen Vaksin Covid-19 Ini PHK 25 Persen Karyawan

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:19 WIB

Terkini

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×