Riset dari Amerika Ungkap Rokok Mild dan Kretek Berperasa Jadi Biang Kerok Bertambahnya Jumlah Perokok di Indonesia

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 01 Juli 2023 | 09:29 WIB
Riset dari Amerika Ungkap Rokok Mild dan Kretek Berperasa Jadi Biang Kerok Bertambahnya Jumlah Perokok di Indonesia
Tanda dilarang merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil riset menunjukan rokok kretek dan rokok putih atau rokok mild berperasa meningkatkan risiko bertambahnya jumlah perokok di Indonesia. Hal ini terungkap melalui riset Institute of Global Tobacco Control (IGTC) di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, yang berseberangan dengan misi Indonesia mengurang prevalensi perokok.

Adapun perasa rokok ini hadir dalam bentuk perasa kimia yang tinggi. Sehingga rokok yang memicu berbagai penyakit kronis dari mulai kanker paru, serangan jantung, edema paru atau paru berdarah, hingga infertilitas ini jumlahnya semakin banyak.

"Berbagai perasa kimiawi dipasarkan pada konsumen di Indonesia, di antaranya ada senyawa cengkeh seperti eugenol, menthol, dan perasa kimiawi tambahan lainnya. Menghisap eugenol, yakni bahan kimia utama pada rokok kretek menyebabkan paparan partikulat, nikotin, tar dan karbon monoksida pada setiap batangnya lebih tinggi dibandingkan bahaya kesehatan yang sudah ada di rokok putih," tulis keterangan penelitian tersebut yang diterima suara.com, Sabtu (1/7/2023).

Situasi semakin diperparah dengan tidak adanya larangan produk tembakau perasa di Indonesia. Apalagi jumlah perokok di Tanah Air mencapai 68 juta perokok dewasa, dan belum termasuk perokok anak yang juga jadi permasalahan.

Ilustrasi dilarang merokok (Unsplash/Kristaps Solims)
Ilustrasi dilarang merokok (Unsplash/Kristaps Solims)

Sehingga pada 2020 sekitar 38 persen penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas adalah perokok, dan 72 persen di antaranya merupakan lelaki.

Angka perokok ini bisa terus bertambah, jika tidak ada kebijakan pelarangan rokok berperasa. Bahkan kebanyakan perokok ini mengonsumsi rokok kretek dengan campuran cengkeh.

“Perasa meningkatkan daya tarik produk tembakau dan tingkat konsumsinya. Hal ini cukup jelas dari hubungan antara keberadaan zat perasa di produk tembakau dengan biaya kesehatan dan sosial yang menghabiskan sekitar US$ 1.6 juta pada tahun 2019 dan jumlah kematian yang berkaitan dengan tembakau sekitar 225.000 per tahun,” ujar Peneliti IGTC, Beladenta Amalia.

Adapun proses penelitian ini berlangsung sejak 2021 hingga 2022, dengan cara IGTC membeli 24 jenis merek kretek dan 9 jenis merek rokok putih. Peneliti kemudian mencari kadar kandungan perasa kimia di tiap batangnya.

Tidak kurang dari 180 perasa kimia individual yang diteliti, diantaranya eugenol yakni senyawa perasa cengkeh, empat jenis senyawa cengkeh yang lain, dan menthol.

baca juga

Kandungan eugenol yang signifikan terdeteksi pada 24 merek kretek, berkisar antara 2,8 hingga 33,8 miligram per batang, namun tidak ditemukan di semua merek rokok putih.

Sedangkan mentol terdeteksi pada 14 dari 24 jenis kretek, dengan tingkat yang bervariasi antara 2,8 hingga 12,9 miligram per batang. Selain itu, mentol juga ditemukan pada 5 dari 9 merek rokok putih, dengan nilai dari 3,6 hingga 10,8 miligram batang.

Perasa kimia lainnya, seperti rasa buah-buahan, juga ditemukan pada banyak kretek dan rokok putih yang diteliti.

Harapannya, penelitian ini bisa mendorong pelarangan rokok berperasa di Indonesia untuk mencegah bertambahnya jumlah perokok. Apalagi jika kebijakan ini diterpkan bisa meningkatkan peluang berhenti merokok yang sedang diperjuangkan pemerintah Tanah Air.

"Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para pembuat kebijakan di Indonesia untuk mengatasi masalah daya tarik kretek dan produk tembakau lainnya dengan melarang penggunaan perasa kimia. Terlebih dengan adanya kaitan antara bahan tersebut dengan meningkatnya penggunaan tembakau dan biaya-biaya sosial terkait," tutup keterangan penelitian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gali Kekayaan Alam Pangan Indonesia, Indofood Siapkan Dana Riset Bagi Mahasiswa S1

Gali Kekayaan Alam Pangan Indonesia, Indofood Siapkan Dana Riset Bagi Mahasiswa S1

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 11:00 WIB

Tak Terima Ditegur Karena Merokok Saat Berkendara, Pemotor Ini Ngotot Ngaku Polisi

Tak Terima Ditegur Karena Merokok Saat Berkendara, Pemotor Ini Ngotot Ngaku Polisi

Moots | Senin, 26 Juni 2023 | 22:51 WIB

Mau Bisnis Online tapi Masih Bingung, Ini 8 Cara Memulai Jualan Daring untuk Pemula

Mau Bisnis Online tapi Masih Bingung, Ini 8 Cara Memulai Jualan Daring untuk Pemula

Linimasa | Sabtu, 24 Juni 2023 | 10:07 WIB

Terkini

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

×