Bisa Berisiko Kematian, Ahli Sebut Pentingnya Lakukan Evaluasi Terlebih Dahulu Sebelum Jalani Anestesi

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 14 September 2023 | 17:42 WIB
Bisa Berisiko Kematian, Ahli Sebut Pentingnya Lakukan Evaluasi Terlebih Dahulu Sebelum Jalani Anestesi
Ilustrasi operasi (Pixabay/Sasin Tipchai)

Suara.com - Sebelum menjalani operasi, biasanya dokter akan melakukan pembiusan kepada pasien atau lebih dikenal dengan nama anestesi. Tindakan ini dilakukan untuk membuat seseorang tidak merasakan sakit selama prosedur medis atau pembedahan.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri kalau setiap tindakan juga memiliki risiko termasuk anestesi. Ketua 1 Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) PERDATIN, dr. Dedi Atila SpAN., KIC mengatakan, anestesi juga bisa memiliki risiko seperti tindakan lainnya. Bahkan, jika terjadi kesalahan, hal ini bisa sebabkan kematian pada pasien.

“Nah dalam anestesi juga seperti itu. Kita punya risiko, risiko paling jelek itu ya kematian. Risiko ini biasanya kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ucap dr. Dedi saat diwawancarai dalam acara Press Briefing GE Healthcare dan PERDATIN, Rabu (13/9/2023).

Sementara itu risiko ini biasanya sering terjadi pada pasien tua. Bahkan, untuk kondisi ekstrem bisa saja terjadi pada seseorang yang masih muda atau memiliki kelainan khusus. Menurut dr. Dedi semua hal bisa saja berpeluang alami risiko saat anestesi ini.

Press Briefing GE Healthcare dan PERDATIN. (Fajar/Suara.com)
Press Briefing GE Healthcare dan PERDATIN. (Fajar/Suara.com)

Untuk itu, menurut dr. Dedi, sebelum melakukan tindakan anestesi, penting mengetahui kondisi pasien dengan benar. Penting menjaga komunikasi untuk mengetahui apakah pasien aman dilakukan anestesi atau tidak.

“Harus ada evaluasi dulu, ada penilaian pra-anestesi namanya. Kalau misal terjadi risiko itu biasanya kan karena faktor usia ekstrem tadi. Kedua, bisa juga karena alergi terhadap obat atau alat. Nah jad penting ketahui itu semua untuk mengantisipasinya,” kata dr. Dedi.

Tidak hanya itu, dr. Dedi menjelaskan, semakin awal mengetahui kondisi pasien itu akan sangat membantu mencegah adanya risiko kepada pasien. Oleh sebab itu, penting ketahui kondisi pasien secara jelas demi cegah risiko yang membahayakan nyawa pasien.

Melihat pentingnya hal tersebut, GE HealthCare, melakukan kerja sama strategis dengan PERDATIN meningkatkan keselamatan dan hasil klinis pasien dengan patient monitor dalam negeri berstandar internasional, yaitu Continuing Medical Education atau CME.

Presiden Direktur PT GE Operations Indonesia, Putty Kartika menjelaskan, alat ini sangat penting karena sangat membantu pasien dalam kondisi kritis. Dengan begitu, SDM kesehatan juga bisa melakukan pantauan akan kondisi pasien.

baca juga

“Kami menyadari bahwa patient monitor merupakan alat kesehatan terpenting di setiap ruangan pasien yang kondisinya kritis seperti ruang ICU dan UGD, sehingga penting untuk memastikan alat kesehatan dalam negeri memiliki kualitas sebaik alat kesehatan impor,” jelas Putty.

Sementara itu, Plt. Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Ir. Sodikin Sadek, M.Kes. berharap, adanya patient monitor ini memudahkan para pengguna serta SDM kesehatan dalam memahami data pasien.

“Kami berharap patient monitor dalam negeri berstandar Internasional dari dapat memudahkan penggunanya, mengingat 75 persen SDM kesehatan merasa stres dengan perangkat medis karena memiliki tampilan data yang membingungkan, informasi yang berlebih, serta desain rumit,” jelas Ir. Sodikin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kok Bisa Eks Napi Jadi Dokter Gadungan? Ini Jejak Tipuan Susanto di 7 Tempat

Kok Bisa Eks Napi Jadi Dokter Gadungan? Ini Jejak Tipuan Susanto di 7 Tempat

News | Kamis, 14 September 2023 | 11:55 WIB

Kronologi Dokter Gadungan di Surabaya: Direkrut saat Pandemi dan Digaji Rp7 Juta per Bulan

Kronologi Dokter Gadungan di Surabaya: Direkrut saat Pandemi dan Digaji Rp7 Juta per Bulan

Video | Kamis, 14 September 2023 | 11:00 WIB

Ditagih Rp500 Juta sama Richard Lee, Mayang Langsung Kicep: Awas Entar Sok-sokan Akrab

Ditagih Rp500 Juta sama Richard Lee, Mayang Langsung Kicep: Awas Entar Sok-sokan Akrab

Entertainment | Kamis, 14 September 2023 | 06:15 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×