Fakta dan Mitos Stroke Ringan vs Stroke Berat, Apa Bedanya?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:10 WIB
Fakta dan Mitos Stroke Ringan vs Stroke Berat, Apa Bedanya?
ilustrasi gejala stroke (freepik.com)

Suara.com - Stroke dikenal sebagai silent killer alias pembunuh diam-diam. Tapi kebanyakan banyak orang lebih mengenal stroke ringan dan stroke berat, apa ya itu?

Dokter Spesialis Saraf dari RS Pondok Indah, dr. Sigit Dewanto H., Sp. N, FINS, FINA menjelaskan dalam istilah medis tidak ada stroke ringan dan stroke berat. Kedua istilah ini, kerap digunakan dokter hanya untuk mempermudah komunikasi dengan pasien.

"Jadi tidak ada stroke ringan atau stroke berat. Itu cara kita para dokter supaya tidak kaget, karena kalau saya ngomong kena stroke berat pasti nangis, jadi nggak enak kalau heboh," jelas dr. Sigit dalam acara diskusi media di Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2023).

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Ilustrasi stroke. (shutterstock)
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

Ia juga menambahkan, istilah ini terkait dengan adat Ketimuran yang diadopsi Indonesia, yaitu tidak menyampaikan sesuatu dengan gamblang. Apalagi jika disampaikan dokter bisa salah ngomong.

"Kalau gamblang takut dokternya nakut-nakutin, kalau jujur, jadi salah ngomong nanti dibilang bohong jadi pendekatannya smooth atau halus," jelas dr. Sigit.

Sehingga alih-alih menggunakan istilah stroke ringan dan stroke berat, dalam dunia medis istilah yang digunakan yaitu stroke perdarahan dan stroke sumbatan.

"Jadi stroke pendarahan itu ada pembuluh darah yang pecah. Sedangkan stroke sumbatan terjadi karena adanya plak atau pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga otak tidak dapat semua aliran darah yang membawa oksigen," papar dr. Sigit.

Penyebab stroke pendarahan yaitu pecahnya pembuluh darah arteri di dalam otak dan menimbulkan perdarahan lokal hingga kematian sel-sel otak. Perdarahan di otak menjadi kondisi darurat medis karena dapat menyebabkan kematian sel-sel di dalam otak.

Sedangkan penyebab stroke sumbatan adalah aterosklerosis. Aterosklerosis dapat menimbulkan dua jenis gumpalan darah alias trombosis.

Sedangkan trombosis adalah pembentukan gumpalan darah di salah satu pembuluh darah arteri yang memasok darah ke otak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Kecil tapi Bermanfaat, 4 Tips Jadi Lebih Sehat dalam Waktu Kurang dari 1 Menit

Kebiasaan Kecil tapi Bermanfaat, 4 Tips Jadi Lebih Sehat dalam Waktu Kurang dari 1 Menit

Your Say | Selasa, 26 September 2023 | 11:42 WIB

Kondisi Kian Pulih, Busyro Muqoddas Sudah Diperbolehkan Pulang dari Rumah Sakit

Kondisi Kian Pulih, Busyro Muqoddas Sudah Diperbolehkan Pulang dari Rumah Sakit

Jogja | Rabu, 13 September 2023 | 16:32 WIB

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Gejala Stroke Ringan, Kondisi Busyro Muqoddas Mulai Pulih

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Gejala Stroke Ringan, Kondisi Busyro Muqoddas Mulai Pulih

Jogja | Senin, 11 September 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB