Sakit Bahu Usai Olahraga Angkat Beban, Ini Cara Mengatasinya Agar Tak Jadi Cedera Serius

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 13 Januari 2024 | 15:00 WIB
Sakit Bahu Usai Olahraga Angkat Beban, Ini Cara Mengatasinya Agar Tak Jadi Cedera Serius
Ilustrasi sakit bahu. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit bahu usai olahraga sering dikeluhkan banyak orang. Beberapa olahraga yang kerap membuat sakit bahu di antaranya angkat beban, tenis, bulu tangkis, golf, dan juga basket. Hal ini lantaran dalam olahraga tersebut, bahu jadi bagian yang paling banyak digunakan untuk gerakan mengayun atau menahan beban.

Konsultan Sendi Bahu dan Siku Eka Hospital BSD, dr. Erica Kholinne, Sp.OT (K) Ph.D, menjelaskan bahwa sakit bahu setelah olahraga angkat beban bisa disebabkan oleh robeknya ligamen, patahnya sendi atau tulang, hingga luka.

Beberapa sakit bahu yang harus diwaspadai setelah olahraga, kata dr. Erica, adalah dislokasi, fraktur atau patah tulang, radang sendi, dan robekan tendon.

Dislokasi adalah kondisi ketika tulang bahu keluar dari soketnya, menyebabkan rasa nyeri yang disertai dengan pembengkakan dan memar. Lalu fraktur tulang di bahu bisa saja patah atau retak pada saat terjatuh atau terkena pukulan keras. Akibatnya, ketidakmampuan untuk bisa menggerakkan lengan atau bahu terlihat menurun.

Sedangkan radang sendi merupakan kondisi dimana bursa (kantung berisi cairan yang menjadi bantalan di persendian bahu) membengkak dan teriritasi akibat dari gerakan yang sama berulang kali.

Terakhir, yakni robekan tendon rotator cuff pada sendi bahu, yang merupakan jenis cedera otot bahu yang ditandai dengan adanya robekan pada satu atau lebih tendon dan otot rotator cuff.

Lalu, bagaimana cara mengatasi sakit bahu usai olahraga angkat beban?

"Nyeri bahu bisa mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan nyeri bahu karena postur bisa dimulai dengan melakukan peredaan nyeri dengan melakukan metode RIC," ujar dr. Erica melalui keterangan yang diterima suara.com, Sabtu (13/1/2024).

Adapun RIC terdiri dari istirahat, kompres dingin, dan menekan dengan langkah sebagai berikut:

  1. Rest atau istirahat, yaitu dengan mengistirahatkan tangan saat nyeri berlangsung dengan tidak menggerakan tangan terlalu banyak.
  2. Ice yakni kompresi dingin, yaitu dengan mengompres area nyeri bahu menggunakan kain atau benda lunak dingin, yang bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri.
  3. Compression atau menekan untuk meredakan rasa nyeri, dengan menggunakan kain atau perban untuk mencegah pembengkakan semakin membesar.

"Melakukan latihan peregangan otot sebelum berolahraga juga sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadinya adanya cedera pada bahu. Jika nyeri bahu mulai terasa, hindari lakukan aktivitas fisik berat pada bahu terlebih dahulu agar nyeri tidak bertambah parah. Namun jangan sepenuhnya berhenti menggunakan bahu karena bisa menghambat proses penyembuhan," beber dr. Erica.

Sedangkan pencegahan nyeri bahu setelah olahraga angkat beban, yaitu dengan menjaga postur tubuh tidak berubah semakin memburuk, yaitu menjaga posisi tulang belakang tetap tegak.

"Ini dikarenakan postur tubuh yang buruk diketahui dapat meningkatkan risiko setiap orang dalam mengalami nyeri bahu," pungkas dr. Erica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Calon Istri, Riwayat Cedera Egy Maulana Vikri hingga Hambat Karier, Adiba Khanza Wajib Tahu!

Dear Calon Istri, Riwayat Cedera Egy Maulana Vikri hingga Hambat Karier, Adiba Khanza Wajib Tahu!

Bola | Minggu, 10 Desember 2023 | 06:26 WIB

Egy Maulana Terkena Cedera, Warganet: Kenapa yang "Lord-Lord" Jarang Cedera?

Egy Maulana Terkena Cedera, Warganet: Kenapa yang "Lord-Lord" Jarang Cedera?

Your Say | Senin, 30 Oktober 2023 | 19:54 WIB

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 10:13 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB